RADARBANYUWANGI.ID - Max Verstappen kembali menunjukkan dominasinya di ajang Formula 1 (F1) setelah merebut posisi terdepan dalam sesi Sprint Qualifying Grand Prix Amerika Serikat 2025.
Pembalap Red Bull tersebut menyalip Lando Norris dari McLaren dengan selisih tipis 0,071 detik di Circuit of The Americas (COTA), Austin.
Meski tampil impresif, Verstappen tak menampik bahwa ancaman dari McLaren sangat nyata.
Lando Norris dan rekan setimnya, Oscar Piastri, tampil kuat sejak sesi latihan bebas pertama hingga babak kualifikasi Sprint.
Norris bahkan sempat menjadi yang tercepat di dua fase awal sebelum Verstappen membalikkan keadaan di akhir sesi.
Pertarungan Ketat di Circuit of The Americas
Dalam wawancaranya usai kualifikasi, Verstappen menyebut bahwa seluruh segmen kualifikasi berlangsung sangat ketat.
Ia menyoroti tantangan saat harus menggunakan ban soft tanpa acuan sebelumnya.
“Sepanjang sesi, jarak antar pembalap sangat tipis. Tantangan terbesar adalah bagaimana menyatukan semuanya di momen terakhir. Untungnya, semuanya berjalan baik,” ujar Verstappen.
Meskipun berhasil mengamankan Sprint pole ketiganya di Austin, Verstappen mengaku tidak bisa berpuas diri.
Ia memperkirakan Sprint Race akan berlangsung sulit karena McLaren memiliki kecepatan luar biasa di kondisi balapan sebenarnya.
“Akan jadi pertarungan yang berat. Mereka sangat cepat, dan biasanya performa mereka meningkat saat balapan. Tapi justru itu yang membuatnya menarik,” tambahnya.
McLaren Bangkit, Red Bull Tetap Percaya Diri
Performa McLaren dalam beberapa pekan terakhir memang mengesankan.
Norris dan Piastri terus menekan posisi puncak klasemen, dan Verstappen kini hanya berjarak 63 poin dari pimpinan klasemen setelah sempat tertinggal 104 poin di Zandvoort pada Agustus lalu.
Laurent Mekies, Team Principal Red Bull, turut memuji kerja keras tim dan kemampuan Verstappen dalam menemukan celah kecil untuk merebut pole position.
“McLaren sangat cepat di dua sesi awal, tapi Max mampu mengeksekusi lap terakhir dengan sempurna. Ia benar-benar memaksimalkan potensi mobil di tikungan-tikungan akhir,” jelas Mekies kepada Sky Sports F1.
Menuju Sprint Race yang Menegangkan
Sprint Race di GP Amerika Serikat diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik musim ini.
Dengan tiga pembalap top, Verstappen, Norris, dan Piastri, berada di barisan depan, persaingan dipastikan berlangsung ketat sejak lampu start menyala.
Bagi Red Bull, hasil Sprint ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi di klasemen konstruktor.
Sementara bagi McLaren, ini adalah kesempatan emas untuk menegaskan kebangkitan mereka sebagai pesaing utama dalam perburuan gelar.
Editor : Lugas Rumpakaadi