Pertemuan ini menjadi duel seru antara pertahanan terkuat melawan serangan paling produktif di Italia. Roma bertekad mengakhiri kutukan panjang mereka yang belum pernah menang atas Inter di kandang sendiri sejak 2016.
Performa Roma: Tangguh di Belakang, Konsisten di Jalur Kemenangan
AS Roma tampil luar biasa di awal musim 2025-2026. Dari enam pertandingan Serie A, anak asuh Gian Piero Gasperini memetik lima kemenangan, termasuk kemenangan penting dalam Derby della Capitale melawan Lazio. Raihan itu membuat mereka sejajar dengan Napoli di puncak klasemen dengan 15 poin.
Pertahanan kokoh menjadi fondasi utama keberhasilan Roma. Mereka baru kebobolan dua gol sepanjang liga berjalan. Satu-satunya kekalahan mereka datang dari gol spektakuler Moise Kean yang mampu menembus ketangguhan kiper Mile Svilar.
Sebelum jeda internasional, Giallorossi menutup laga dengan kemenangan 2–1 di markas Fiorentina berkat kontribusi Matias Soule dan Bryan Cristante.
Catatan itu membuat Gasperini mencatat rekor pribadi terbaiknya dalam enam laga pembuka Serie A, baik dari jumlah poin maupun minimnya kebobolan.
Namun, perjalanan Roma tak sepenuhnya mulus. Mereka sempat tumbang di Liga Europa dari Lille dan kini harus menghadapi lawan yang kerap menyulitkan mereka, Inter Milan.
Gasperini tentu belum lupa kekalahan 1–7 melawan Nerazzurri pada 2017, salah satu kekalahan terburuk sepanjang kariernya.
Sejak 2016, Roma belum sekalipun menang atas Inter di Stadio Olimpico. Dalam delapan pertemuan terakhir di sana, mereka kalah lima kali dan imbang tiga kali. Lebih buruk lagi, Inter selalu mencetak gol dalam 11 kunjungan terakhir ke ibu kota, dengan rata-rata dua gol per laga.
Inter Milan: Produktif, Percaya Diri, dan Siap Menggeser Roma
Inter Milan datang ke Olimpico dengan kepercayaan diri tinggi. Setelah menghancurkan Cremonese 4–1 dalam laga terakhir, skuad Cristian Chivu kini mencatat lima kemenangan beruntun di semua ajang, termasuk dua kemenangan di Liga Champions.
Dengan total 17 gol dalam enam laga Serie A, Inter menjadi tim paling tajam di liga. Hebatnya lagi, sembilan pemain berbeda telah mencatatkan namanya di papan skor menjadi bukti kedalaman skuad yang luar biasa.
Kemenangan atas Roma akan menggeser posisi Nerazzurri ke atas klasemen, tetapi Chivu harus mewaspadai kelemahan timnya di menit-menit akhir. Setengah dari total gol kebobolan Inter musim ini terjadi dalam 15 menit terakhir pertandingan, titik yang bisa dimanfaatkan lawan.
Rekor dan Statistik Terkini
AS Roma (Serie A): Menang – Menang – Kalah – Menang – Menang – Menang
AS Roma (Semua Kompetisi): Kalah – Menang – Menang – Menang – Kalah – Menang
Inter Milan (Serie A): Menang – Kalah – Kalah – Menang – Menang – Menang
Inter Milan (Semua Kompetisi): Kalah – Menang – Menang – Menang – Menang – Menang
Kabar Tim: Roma Diperkuat Bailey, Inter Tanpa Thuram
Roma masih menjadi salah satu tim dengan lini belakang paling solid, namun efektivitas lini serang masih jadi PR besar. Kabar baiknya, Gian Piero Gasperini akan bisa memanggil Leon Bailey yang sudah pulih dan siap menjalani debut setelah dipinjam dari Aston Villa.
Winger asal Jamaika ini kemungkinan akan memulai dari bangku cadangan, sedangkan bek sayap Angelino juga berpeluang comeback.
Di posisi penyerang, Evan Ferguson bersaing ketat dengan Artem Dovbyk untuk menjadi ujung tombak. Meski belum mencetak gol di klub selama hampir setahun, Ferguson tampil tajam di tim nasional dengan tiga gol dari empat laga terakhir.
Matias Soule, sang pahlawan Roma di pertemuan musim lalu, telah mencetak tiga gol Serie A musim ini dan siap adu tajam dengan kapten Inter, Lautaro Martinez.
Sementara itu, Inter masih tanpa Marcus Thuram (cedera hamstring) dan Matteo Darmian (betis). Namun, Chivu tak kekurangan opsi. Ange-Yoan Bonny terus menunjukkan ketajamannya, sementara Francesco Pio Esposito baru saja mencetak gol perdana di Serie A sekaligus di tim nasional.
Perkiraan Susunan Pemain
AS Roma (3-4-2-1):
Svilar; Celik, Mancini, Ndicka; Wesley, Cristante, Kone, Tsimikas; Soule, Pellegrini; Dovbyk
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Bonny, Martinez
Prediksi Skor: AS Roma 1–2 Inter Milan
Duel ini akan menjadi ujian besar bagi ambisi juara kedua tim. Roma memiliki pertahanan yang kokoh dan dukungan penuh dari Olimpico, tetapi Inter sedang berada di puncak performa.
Dengan kreativitas lini tengah dan ketajaman Lautaro Martinez, Nerazzurri diprediksi mampu membawa pulang kemenangan tipis dari ibu kota. (*)
Editor : Niklaas Andries