Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Willy Gnonto Diincar Klub Arab Saudi! Leeds United Bisa Kehilangan Bintang Mudanya di Awal 2026?

Niklaas Andries • Rabu, 15 Oktober 2025 | 15:02 WIB

PANEN PEMINAT: Willy Gnonto menjadi incaran dua klub Liga Pr Arab Saudi
PANEN PEMINAT: Willy Gnonto menjadi incaran dua klub Liga Pr Arab Saudi
RADARBANYUWANGI.ID - Willy Gnonto dilaporkan diminati dua klub besar Liga Pro Arab Saudi, Al Ittihad dan NEOM SC. Cedera, persaingan ketat, serta kondisi finansial Leeds United bisa membuka jalan transfer besar senilai miliaran rupiah pada 2026.

Penyerang muda Leeds United, Willy Gnonto, kini tengah menjadi incaran serius dua klub kaya dari Liga Pro Arab Saudi menjelang tahun 2026.

Pemain berusia 21 tahun itu menghadapi awal musim Premier League 2025-2026 yang tidak mudah. Ia hanya tampil dalam empat pertandingan akibat cedera betis yang membuat performanya menurun.

Dalam total 194 menit bermain, Gnonto belum mampu menyumbangkan gol maupun assist untuk timnya.

Situasi makin rumit setelah Leeds mendatangkan Noah Okafor pada bursa transfer musim panas lalu. Penyerang muda tersebut langsung menjadi pilihan utama pelatih Daniel Farke, sehingga posisi Gnonto semakin terpinggirkan di Elland Road.

Hal ini pun memunculkan spekulasi soal masa depannya bersama The Whites. Menurut laporan dari MOT Leeds News, Leeds United berpotensi kehilangan Gnonto lebih cepat dari yang diperkirakan.

Dua klub tajir milik Public Investment Fund (PIF) yakni Al Ittihad dan klub baru NEOM SC disebut tengah bersaing untuk mendapatkan tanda tangannya.

Kedua klub tersebut kabarnya siap mengajukan tawaran ambisius pada bursa transfer musim dingin 2026, dengan nilai yang bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

Sementara itu, Leeds yang harus mematuhi aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) diyakini terbuka untuk menjual beberapa pemain guna menjaga stabilitas finansial.

Meski demikian, secara kontraktual Leeds tidak dalam tekanan untuk menjual Gnonto, karena sang pemain masih terikat kontrak hingga Juni 2028.

Setelah Leeds terdegradasi ke Championship pada 2023, banyak pihak menduga Gnonto akan memilih hengkang. Namun, pemain tim nasional Italia itu justru setia bertahan dua musim penuh dan menjadi salah satu kunci kebangkitan Leeds.

Di musim 2024-2025, Gnonto mencatatkan 15 kontribusi gol (gabungan gol dan assist) dari 46 penampilan kompetitif, membantu tim menjuarai Championship dan kembali ke Premier League.

Performa impresif tersebut menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di bawah asuhan Daniel Farke.

Ketertarikan dari Al Ittihad dan NEOM SC menunjukkan bahwa Willy Gnonto masih memiliki daya tarik besar di pasar internasional.

Jika tawaran fantastis datang pada Januari 2026, Leeds mungkin akan mempertimbangkan untuk melepasnya terlebih jika transfer tersebut mampu menguatkan posisi finansial klub di tengah tekanan regulasi keuangan Premier League.

Dengan segala dinamika yang terjadi, masa depan Gnonto kini menjadi salah satu saga transfer paling menarik untuk diikuti jelang bursa musim dingin 2026. (*)

Editor : Niklaas Andries
#premier league #leeds united #Willy Gnonto #Liga Pro Arab Saudi