Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Performa Gemilang Marco Bezzecchi Bikin Aprilia Percaya Diri di Akhir Musim MotoGP 2025

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:54 WIB
Performa Marco Bezzecchi meningkat jelang akhir musim MotoGP.
Performa Marco Bezzecchi meningkat jelang akhir musim MotoGP.

RADARBANYUWANGI.ID - Bos Aprilia Racing, Massimo Rivola, melontarkan pujian tinggi kepada Marco Bezzecchi yang tampil luar biasa di ajang MotoGP 2025.

Sejak cedera panjang yang menimpa Jorge Martin, Bezzecchi tampil sebagai tumpuan utama tim dan justru menunjukkan performa di luar dugaan.

Pebalap berusia 26 tahun itu sukses menjadi pengganggu serius di tengah dominasi para penunggang Ducati seperti Marc Marquez, Alex Marquez, dan Francesco Bagnaia.

Bezzecchi tidak hanya konsisten finis di posisi depan, tetapi juga menunjukkan kedewasaan dalam memimpin tim di lintasan maupun di balik layar.

Konsistensi yang Menjadi Kunci

Setelah finis di posisi kelima pada Grand Prix Italia, performa Bezzecchi menanjak drastis.

Dari total 18 balapan di sembilan seri, ia berhasil naik podium sembilan kali.

Mantan pebalap VR46 ini juga mencatat lima finis tiga besar di balapan utama, serta dua kemenangan di sprint race, masing-masing di Misano dan Mandalika.

Kini, Bezzecchi hanya terpaut 20 poin dari Pecco Bagnaia yang berada di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2025.

Capaian ini membuat Aprilia optimistis bisa menutup musim dengan hasil terbaik sepanjang sejarah mereka di kelas premier.

Rivola: Bezzecchi Pemimpin Sejati

Dalam wawancara bersama Sky Sport, Rivola menyebut Bezzecchi sebagai sosok profesional sejati yang mampu memimpin dengan ketenangan.

“Bezzecchi sudah banyak berkembang. Dia pribadi yang menyenangkan dan mudah didekati, tapi ketika bekerja, dia benar-benar fokus. Dia mengambil alih kendali tim dan membimbingnya seperti seorang pemimpin sejati,” ujar Rivola.

Rivola juga menegaskan bahwa Aprilia akan memberikan dukungan maksimal agar Bezzecchi bisa mengamankan posisi ketiga di klasemen akhir.

“Marco pantas berada di peringkat ketiga Kejuaraan Dunia, dan Aprilia di posisi kedua di antara pabrikan. Kami harus menutup musim ini dengan cara terbaik,” tambahnya.

Empat Seri Penentuan

MotoGP 2025 kini memasuki fase krusial dengan empat seri tersisa, Australia, Malaysia, Qatar, dan Valencia.

Delapan balapan tersisa ini akan menjadi penentu apakah Bezzecchi mampu menyalip Bagnaia dan mengukir sejarah baru bagi Aprilia.

Dengan momentum dan semangat yang terus tumbuh, Aprilia kini bukan hanya sekadar penantang, melainkan ancaman nyata bagi dominasi Ducati di sisa musim ini.

Musim MotoGP 2025 menjanjikan duel sengit di papan atas.

Bezzecchi telah membuktikan bahwa konsistensi, kerja keras, dan jiwa kepemimpinan mampu mengubah tekanan menjadi peluang, dan Aprilia siap menuliskan babak baru dalam sejarahnya di dunia balap motor.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Marco Bezzecchi #motogp #aprilia