Final Wuhan Open 2025 menjanjikan pertarungan seru antara dua bintang Amerika Serikat, Coco Gauff dan Jessica Pegula, yang akan saling berhadapan pada Minggu (5/10) di partai puncak WTA 1000 ini.
Pegula, unggulan keenam, tampil luar biasa setelah menyingkirkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka di semifinal lewat laga penuh drama. Sementara unggulan ketiga, Gauff, melangkah ke final dengan lebih mulus usai mengalahkan petenis Italia Jasmine Paolini.
Perjalanan Menuju Final: Pegula Bangkit, Gauff Dominan
Laga semifinal antara Pegula dan Sabalenka menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan musim ini. Pegula yang sempat tertinggal 2–5 di set penentuan, bangkit dan menutup pertandingan dengan skor 2-6, 6-4, 7-6(2).
Kemenangan itu tidak hanya menghentikan rekor 20 kemenangan beruntun Sabalenka di Wuhan, tetapi juga menandai kebangkitan Pegula yang sebelumnya kalah 29 kali beruntun dari petenis top-10 setelah kehilangan set pembuka.
Meski sukses melangkah ke final ketujuh WTA 1000 sepanjang kariernya, Pegula punya catatan yang kurang konsisten di partai puncak. Ia kalah di dua final terakhir, termasuk dari Sabalenka di Cincinnati (2024) dan Miami (2025). Di sisi lain, Pegula juga kelelahan karena harus bermain tiga set di semua laga sejak babak kedua di Wuhan.
Sebaliknya, Coco Gauff tampil tanpa cela sepanjang turnamen. Juara French Open 2024 itu melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun dan hanya kehilangan 16 gim selama turnamen — rekor terbaik sejak Wuhan Open pertama kali digelar pada 2014.
Meski menang 6-4, 6-3 atas Paolini di semifinal, Gauff tetap diuji dengan 11 break beruntun dan tujuh double fault. Namun, petenis berusia 21 tahun ini mampu menjaga ketenangan di momen krusial dan menutup laga dengan percaya diri.
Rekap Perjalanan Menuju Final
Jessica Pegula
Babak 1: Bye
Babak 2: vs Hailey Baptiste – 6-4, 4-6, 7-6(6)
Babak 3: vs Ekaterina Alexandrova – 7-5, 3-6, 6-3
Perempat final: vs Katerina Siniakova – 2-6, 6-0, 6-3
Semifinal: vs Aryna Sabalenka – 2-6, 6-4, 7-6(2)
Coco Gauff
Babak 1: Bye
Babak 2: vs Moyuka Uchijima – 6-1, 6-0
Babak 3: vs Zhang Shuai – 6-3, 6-2
Perempat final: vs Laura Siegemund – 6-3, 6-0
Semifinal: vs Jasmine Paolini – 6-4, 6-3
Head-to-Head: Pegula Unggul Tipis, tapi Gauff Lebih Matang
Dari enam pertemuan sebelumnya, Pegula unggul 4–2 atas Gauff. Namun, Gauff memenangkan pertemuan terakhir mereka di WTA Finals 2024, sementara Pegula mendominasi di tiga pertemuan sebelumnya di lapangan keras.
Menariknya, hanya satu dari enam duel mereka yang berlangsung hingga tiga set — di Montreal 2023, di mana Pegula keluar sebagai pemenang.
Rekor Pertemuan Lengkap:
WTA Finals 2024 – Gauff menang 6-3, 6-2
German Open 2024 – Pegula menang 7-5, 7-6(2)
WTA Finals 2023 – Pegula menang 6-2, 6-1
Montreal 2023 – Pegula menang 6-2, 5-7, 7-5
Eastbourne 2023 – Gauff menang 6-3, 6-3
Dubai 2022 – Pegula menang 6-4, 6-4
Prediksi Akhir: Gauff Favorit Juara, tapi Butuh Tiga Set
Meskipun Pegula memiliki rekor lebih baik dalam pertemuan langsung, sebagian besar kemenangannya terjadi saat Gauff masih belasan tahun.
Kini dengan pengalaman lebih matang dan fisik yang prima, Gauff punya keunggulan dalam hal kecepatan, daya tahan, dan fokus di momen krusial.
Jika Pegula ingin menang, ia harus bisa menekan Gauff dengan pukulan agresif sejak awal dan menjaga konsistensi servis. Namun, melihat performa dominan Gauff sepanjang turnamen, prediksi akhir mengarah pada kemenangan Coco Gauff dalam tiga set ketat untuk mengangkat trofi Wuhan Open 2025 pertamanya. (*)
Editor : Niklaas Andries