Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Gerardo “Tata” Martino langsung mendominasi jalannya pertandingan. Inter Miami tampil agresif dengan penguasaan bola mencapai lebih dari 70 persen dan terus menekan lini belakang Atlanta.
Gol pertama tercipta pada menit ke-39 melalui aksi sang kapten, Lionel Messi. Setelah menerima umpan matang dari Baltasar Rodríguez, Messi dengan tenang menaklukkan kiper lawan dan membawa Inter Miami unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, dominasi tuan rumah semakin tak terbendung. Di menit ke-52, Jordi Alba menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan assist brilian dari Messi. Kombinasi dua mantan pemain Barcelona itu membuat pertahanan Atlanta benar-benar kewalahan.
Tak lama berselang, giliran Luis Suárez yang menambah penderitaan tim tamu. Pada menit ke-61, striker asal Uruguay itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur mulus ke pojok gawang, mengubah skor menjadi 3-0.
Menjelang laga usai, Messi kembali unjuk ketajaman. Menerima umpan cerdas dari Jordi Alba di menit ke-87, La Pulga mencetak gol keduanya malam itu dan memastikan kemenangan telak 4-0 untuk Inter Miami.
Hasil impresif ini membuat Inter Miami semakin mantap di papan atas klasemen Wilayah Timur dengan koleksi 62 poin, menempati posisi ketiga. Sementara itu, Atlanta United terpuruk di posisi ke-14 dengan hanya 27 poin.
Kemenangan ini juga menegaskan betapa pentingnya peran trio eks-Barcelona — Messi, Suárez, dan Alba — dalam kebangkitan Inter Miami musim ini. Sinergi mereka terus menjadi senjata utama klub dalam perburuan gelar MLS pertama sepanjang sejarah berdirinya tim.
Secara individu, Lionel Messi kini telah mencatatkan 16 gol dan 11 assist di musim MLS 2025. Performa luar biasa ini menempatkannya sebagai kandidat kuat peraih gelar MVP MLS 2025, sekaligus membuktikan bahwa pesonanya di lapangan hijau belum memudar. (*)
Editor : Niklaas Andries