Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Novak Djokovic Tersingkir karena Cedera! Valentin Vacherot Cetak Sejarah Sensasional ke Final Shanghai Masters 2025

Niklaas Andries • Minggu, 12 Oktober 2025 | 16:16 WIB

CEDERA: Novak Djokovic mundur karena alami cedera panggul
CEDERA: Novak Djokovic mundur karena alami cedera panggul
RADARBANYUWANGI.ID - Novak Djokovic harus menyerah di semifinal Shanghai Masters 2025 akibat cedera panggul. Petenis muda asal Monako, Valentin Vacherot, mencatat sejarah dengan menjadi finalis Masters 1000 berperingkat terendah sepanjang masa.

Petenis legendaris Novak Djokovic harus menelan kekalahan pahit di babak semifinal Shanghai Masters 2025. Cedera panggul yang dideritanya membuatnya tak mampu menandingi performa luar biasa Valentin Vacherot, wakil Monako yang tengah menciptakan kejutan besar di dunia tenis.

Djokovic, pemegang 24 gelar Grand Slam, tumbang dengan skor 3-6, 4-6 dari petenis peringkat 204 dunia itu. Sejak awal laga, Djokovic terlihat kesulitan bergerak akibat cedera yang sudah mengganggunya sejak beberapa pertandingan terakhir.

Meski sempat memperlihatkan semangat juang khasnya dan berusaha bangkit, kondisi fisiknya tidak mendukung. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 42 menit, Djokovic akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.

Kemenangan ini menjadikan Valentin Vacherot sebagai pemain putra pertama dari Monako yang berhasil menembus final turnamen ATP Masters 1000 — pencapaian bersejarah bagi negara kecil di pesisir Laut Tengah tersebut.

Kekalahan ini juga menggagalkan ambisi Djokovic untuk menambah koleksi gelar Masters 1000 ke-41, yang akan semakin memperpanjang rekor pribadinya di dunia tenis profesional.

Menariknya, Vacherot kini berpeluang menciptakan duel keluarga di final, karena ia bisa saja bertemu sepupunya, Arthur Rinderknech, jika petenis Prancis itu berhasil menyingkirkan Daniil Medvedev di semifinal lainnya.

Perjalanan Ajaib Valentin Vacherot: Dari Underdog hingga Menumbangkan Novak Djokovic

Perjalanan Valentin Vacherot menuju final Shanghai Masters benar-benar luar biasa. Sebelum menaklukkan Djokovic, ia sudah menyingkirkan sejumlah petenis unggulan seperti Holger Rune, Tallon Griekspoor, dan Alexander Bublik, semuanya pemain top di turnamen ini.

Awal pertandingan semifinal tidak berjalan mulus. Servisnya langsung dipatahkan Djokovic pada gim pertama. Namun, Vacherot segera bangkit dan memanfaatkan keterbatasan gerak sang legenda asal Serbia.

Djokovic sempat meminta medical timeout beberapa kali demi menahan rasa sakit, tetapi cedera panggul membuatnya kehilangan momentum. Vacherot dengan tenang mengamankan set pertama dan terus menekan di set kedua.

Meski Djokovic sempat memperlihatkan perlawanan sengit dengan menyelamatkan dua break point, Vacherot tampil solid dan tak memberi ruang bagi peringkat lima dunia itu untuk bangkit.

Tiga double fault di gim penting menjadi titik balik bagi Djokovic. Kesalahan fatal tersebut dimanfaatkan sempurna oleh Vacherot yang kemudian menutup laga dengan dua servis keras tak terbendung — memastikan kemenangan bersejarahnya di Shanghai.

Dengan kemenangan ini, Valentin Vacherot resmi menjadi petenis berperingkat terendah yang pernah mencapai final Masters 1000 sejak sistem turnamen tersebut diperkenalkan.

Kekalahan Novak Djokovic bukan hanya menyoroti kondisi fisiknya yang mulai menurun, tetapi juga membuka babak baru dalam dunia tenis: kemunculan Valentin Vacherot, sosok tak terduga yang kini mencatat sejarah untuk Monako.

Final Shanghai Masters 2025 kini menjadi sorotan dunia tenis, menantikan apakah sang underdog mampu menutup kisah dongengnya dengan trofi bersejarah. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#novak djokovic #Valentin Vacherot #cetak sejarah #cedera panggul #Shanghai Masters 2025