Manchester United Diincar Konsorsium Uni Emirat Arab, Nilai Tawaran Capai Rp101 Triliun
Manchester United kembali menjadi pusat perhatian dunia sepak bola setelah muncul kabar mengejutkan dari Turki Al-Sheikh, pejabat olahraga berpengaruh asal Arab Saudi, yang menyebut klub tersebut tengah berada dalam tahap lanjutan negosiasi untuk dijual kepada investor baru.
Menurut laporan Daily Mail Sport, sebuah konsorsium asal Uni Emirat Arab (UEA) tengah mempertimbangkan langkah besar untuk membeli Manchester United dari keluarga Glazer, dengan nilai akuisisi yang diperkirakan melebihi £5 miliar atau sekitar Rp101 triliun.
Menariknya, konsorsium tersebut disebut telah menjalin komunikasi awal dengan beberapa mantan pemain United untuk menjadi duta klub, meskipun belum ada kontak langsung dengan pihak keluarga Glazer.
Klaim Mengejutkan Turki Al-Sheikh
Kabar ini pertama kali mencuat lewat unggahan Turki Al-Sheikh kepada 7,2 juta pengikutnya di media sosial pada Rabu malam waktu setempat.
“Berita terbaik yang saya dengar hari ini adalah Manchester United kini berada dalam tahap lanjutan penyelesaian kesepakatan dengan investor baru. Semoga investor itu lebih baik daripada pemilik sebelumnya,” tulis Al-Sheikh.
Sebagai Ketua Otoritas Umum Hiburan (General Entertainment Authority) Arab Saudi, Al-Sheikh dikenal sebagai sosok kunci di balik banyaknya ajang olahraga dunia yang digelar di Saudi.
Ia juga dikabarkan tengah berdiskusi dengan pihak Manchester United terkait kemungkinan tampil di ajang Riyadh Season, festival olahraga dan hiburan yang berlangsung dari Oktober hingga Maret.
Namun, pihak internal Old Trafford mengaku terkejut dengan klaim tersebut. Mereka menyatakan tidak mengetahui sumber informasi Al-Sheikh dan menegaskan bahwa proses negosiasi yang disebut “lanjutan” itu masih dalam tahap sangat awal.
“Rencana konsorsium ini masih berupa penjajakan awal dan belum tentu berlanjut menjadi tawaran resmi,” ungkap salah satu sumber klub.
Al-Sheikh Klarifikasi: “Saya Bukan Investornya”
Sehari setelah kabar tersebut viral, Turki Al-Sheikh akhirnya memberikan klarifikasi melalui unggahan lanjutan:
“Postingan saya tentang kemungkinan penjualan Manchester United berarti klub sedang dalam tahap negosiasi dengan investor baru.
Saya tegaskan, saya bukan investornya, dan mereka juga bukan dari negara saya. Saya hanya penggemar yang berharap kesepakatan ini benar-benar terjadi — meski bisa saja tidak terwujud.”
Ketegangan Antara Glazer dan Sir Jim Ratcliffe
Isu akuisisi ini muncul di tengah hubungan kompleks antara keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe, miliarder asal Inggris yang saat ini memiliki 27,7% saham Manchester United.
Ratcliffe membeli saham tersebut pada Februari tahun lalu dengan nilai £1,3 miliar atau sekitar Rp26 triliun.
Dalam kesepakatan itu terdapat klausul “drag-along”, yang memberi wewenang kepada Glazer untuk bernegosiasi dengan investor lain tanpa sepengetahuan Ratcliffe, bahkan memaksa penjualan sahamnya.
Namun, Ratcliffe menepis rumor bahwa keluarga Glazer berhak mengatur keputusan internal klub, termasuk isu pemecatan pelatih kepala Ruben Amorim.
“Itu tidak akan terjadi,” tegas Ratcliffe. “Kami berada di sini di lapangan, sedangkan mereka di seberang lautan. Sulit mengelola klub sebesar Manchester United dari jarak sejauh itu.”
Ia juga menegaskan bahwa meski sering dikritik, keluarga Glazer tetap memiliki dedikasi besar terhadap klub.
“Mereka sering disalahpahami. Sebenarnya, mereka orang-orang yang baik dan punya semangat tinggi untuk Manchester United,” ujarnya.
Potensi Tur ke Arab Saudi
Selain rumor penjualan, Manchester United juga tengah mempertimbangkan tur ke Arab Saudi musim ini untuk menutup kerugian finansial akibat absen di kompetisi Eropa.
Jika terealisasi, klub berpotensi mengantongi lebih dari £10 juta atau sekitar Rp203 miliar dengan tampil di Riyadh Season Cup melawan klub raksasa Saudi, Al-Nassr dan Al-Hilal. Sementara jika hanya menghadapi satu tim papan atas Liga Pro Saudi atau skuad All-Star, pendapatan yang diraih bisa mencapai sekitar Rp100 miliar.
Apakah Manchester United Akan Berganti Pemilik?
Meski klaim Turki Al-Sheikh telah mengguncang dunia sepak bola, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait tawaran konkret dari konsorsium Uni Emirat Arab.
Namun dengan meningkatnya tekanan terhadap keluarga Glazer dan nilai pasar Manchester United yang terus melambung, peluang terjadinya pergantian kepemilikan di Old Trafford kini terbuka lebar.
Apabila kesepakatan senilai Rp101 triliun ini benar-benar terwujud, maka dunia bisa menyaksikan salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah sepak bola modern. (*)
Editor : Niklaas Andries