Kedua tim sama-sama menargetkan kemenangan demi mengamankan satu dari dua tiket otomatis terakhir menuju turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Misi UEA: Mengulang Sejarah Emas Italia 1990
UEA datang dengan semangat tinggi setelah melangkah mulus sebagai juara grup di fase kedua. Namun, kegagalan finis dua besar di putaran ketiga — menempati peringkat ketiga Grup A — memaksa Al-Abyad kembali berjuang di fase keempat untuk memperebutkan dua tiket langsung ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko 2026.
Dengan hanya juara grup dari masing-masing tiga tim yang berhak lolos otomatis, UEA wajib membuka laga dengan kemenangan. Kemenangan akan menempatkan mereka di posisi aman, terutama setelah Oman dan Qatar berbagi poin di laga perdana Grup A.
Skuad asuhan Cosmin Olaroiu datang dengan modal impresif: tiga kemenangan beruntun dan enam laga tanpa kekalahan di semua ajang.
Kekalahan terakhir UEA tercatat pada Maret lalu dari Iran (0–2), namun mereka langsung bangkit dengan menundukkan Korea Utara (2–1). Setelah itu, kemenangan atas Lecce (3–1), Suriah (3–1), dan Bahrain (1–0) memperkuat kepercayaan diri tim.
UEA kini bertekad menulis ulang sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah debut mereka di Italia 1990.
Oman: Mengejar Mimpi Tampil Perdana di Piala Dunia
Di sisi lain, Oman masih berjuang untuk menggapai mimpi tampil pertama kalinya di ajang Piala Dunia. Paruh kedua 2025 berjalan naik turun bagi pasukan Carlos Queiroz, yang hanya meraih satu poin dari dua laga terakhir kualifikasi pada Juni lalu.
Sebelumnya, Al-Ahmar tampil cukup meyakinkan dengan tiga kemenangan dari lima pertandingan awal tahun ini, namun performa yang menurun membuat mereka harus melalui babak tambahan untuk menjaga asa lolos langsung.
Gol penalti Issam Al Sabhi di menit akhir menjadi penyelamat Oman yang memastikan posisi keempat di Grup B, menyingkirkan Palestina yang sempat unggul lebih dulu.
Usai finis keempat di CAFA Nations Cup, Oman membuka babak keempat dengan hasil imbang tanpa gol kontra Qatar. Kini, mereka wajib menang untuk menghentikan dua laga tanpa kemenangan dan menjaga peluang juara grup.
Jika gagal finis di posisi teratas, Oman masih memiliki peluang lewat jalur playoff antargrup dan interkontinental. Namun, untuk saat ini fokus mereka adalah mematahkan kutukan melawan UEA — lawan yang tak pernah mereka kalahkan dalam delapan pertemuan kompetitif terakhir (empat kalah, tiga imbang, satu kalah adu penalti).
Kemenangan terakhir Oman atas UEA di laga resmi terjadi pada Piala Teluk 2007, meski mereka sempat menang dalam laga persahabatan pada Januari 2024.
Performa Terkini
Uni Emirat Arab
Kualifikasi Piala Dunia (Asia): Menang-Menang-Kalah-Menang-Seri-Seri
Semua kompetisi: Menang-Seri-Seri-Menang-Menang-Menang
Oman
Kualifikasi Piala Dunia (Asia): Kalah-Seri-Menang-Seri-Seri
Semua kompetisi: Seri-Seri-Menang-Menang-Kalah-Seri
Kabar Tim
UEA membawa 27 pemain ke Doha, termasuk sejumlah nama penting yang kembali dari cedera.
Penyerang Caio Lucas sudah pulih, bek tengah Khalifa Al-Hammadi kembali memperkuat lini belakang, dan Sultan Adil siap tampil setelah absen panjang karena skorsing.
Bintang utama Fabio Lima hampir pasti menjadi starter. Gelandang serang naturalisasi asal Brasil itu sudah mencetak 8 gol sepanjang kualifikasi dan bertekad tampil habis-habisan.
Lima juga dikenal sebagai momok bagi Qatar setelah mencetak empat gol ke gawang mereka pada November 2024.
Di kubu Oman, bek Thani Al Rushaidi akan kembali berduet dengan Khalid Al-Braiki di jantung pertahanan.
Pelatih Queiroz diprediksi mempertahankan formasi 4-1-4-1, dengan Nasser Al Rawahi menggantikan Jameel Al Yahmadi yang cedera.
Sementara itu, Harib Al Saadi kembali ke starting XI setelah absen karena kartu merah, menggantikan Ghanim Al-Habashi di posisi gelandang bertahan.
Perkiraan Susunan Pemain
Uni Emirat Arab (4-2-3-1):
K Eisa; Meloni, Al Hammadi, Pimenta, Kouadio; M Hassan, A Ramadan; Ali Saleh, Lima, Al-Ghassani; Canedo.
Oman (4-1-4-1):
Al-Mukhaini; Al-Harthi, Al-Rushaidi, Al-Braiki, Al-Busaidi; Al-Saadi; Al-Rawahi, Fawaz, Al-Alawi, Al-Mushaifri; Al-Sabhi.
Prediksi Skor: Uni Emirat Arab 1–0 Oman
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat dan minim gol, mengingat tingginya tekanan serta pentingnya hasil bagi kedua kubu.
Namun, dengan modal performa stabil, rekor pertemuan dominan, dan mental juara, UEA diperkirakan mampu mengamankan kemenangan tipis dan membuka jalan menuju tiket otomatis Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries