Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ducati Kebingungan Usai Performa Buruk di MotoGP Mandalika, Dall'Igna: Kami Akan Temukan Solusinya

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 9 Oktober 2025 | 01:36 WIB
Bos Ducati, Gigi Dall
Bos Ducati, Gigi Dall

RADARBANYUWANGI.ID - Performa Ducati di MotoGP Mandalika 2025 menjadi sorotan besar setelah serangkaian hasil mengecewakan.

Bos Ducati, Gigi Dall'Igna, mengaku bahwa hasil tersebut sangat sulit diterima, bahkan menjadi tamparan keras bagi tim asal Italia itu.

“MotoGP Mandalika adalah sesuatu yang kompleks dan hasilnya sangat sulit untuk kami cerna. Ya, bisa dibilang, memang ada pekan-pekan buruk seperti itu,” ujar Dall'Igna seperti dikutip dari Crash.

Ducati Babak Belur di Mandalika

Ducati tampil jauh di bawah ekspektasi sepanjang akhir pekan di Sirkuit Mandalika.

Dua pembalap utamanya, Marc Marquez dan Francesco “Pecco” Bagnaia, gagal menunjukkan performa terbaik.

Marquez tidak mampu menembus podium di sprint race, sementara Bagnaia justru finis di posisi paling belakang.

Dalam balapan utama, keduanya mengalami nasib apes, terjatuh dan gagal finis.

Kondisi serupa juga dialami tim satelit Ducati, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yang terlihat kewalahan baik di sprint race maupun race utama.

Hanya Fermin Aldeguer dan Alex Marquez dari Gresini Racing yang mampu memberikan sedikit harapan bagi pabrikan Italia tersebut.

Dall'Igna: Kami Akan Menganalisis dengan Tenang

Meski kecewa, Dall'Igna menegaskan bahwa Ducati tidak akan bereaksi secara emosional terhadap kegagalan ini.

Ia memastikan seluruh data teknis dan performa pembalap akan dievaluasi secara menyeluruh.

“Kami akan mengevaluasi semua data teknis dengan rasa tenang dan sabar, termasuk performa Pecco di Mandalika. Kami akan bangkit,” tegasnya.

Ia pun memuji performa Aldeguer dan Alex Marquez yang berhasil membawa hasil positif di tengah kesulitan besar tim utama.

“Ketika hari kami buruk, Gresini Racing membantu menghibur kami dengan hasil-hasil positifnya. Fermin mencatatkan gelar perdana di MotoGP, itu luar biasa,” tambah Dall'Igna.

KTM Justru Bersinar

Sementara Ducati terpuruk, pabrikan lain seperti KTM justru tampil konsisten.

Pedro Acosta dan Brad Binder sukses finis di posisi kedua dan keempat pada balapan utama, menunjukkan stabilitas performa yang kontras dengan Ducati.

Tardozzi: Kami Masih Bingung dengan Performa Pecco

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, juga mengaku kebingungan dengan penurunan drastis performa Francesco Bagnaia.

Hasil di Mandalika disebut sebagai yang terburuk sepanjang musim ini, sebuah ironi mengingat hanya sepekan sebelumnya Bagnaia tampil sempurna di Jepang dengan motor GP25 versi terbaru.

“Pecco menghadapi akhir pekan yang sangat sulit setelah akhir pekan luar biasa di Jepang. Kami benar-benar memikirkan apa yang terjadi, dan para teknisi sudah fokus pada masalah ini,” kata Tardozzi kepada MotoGP.

Ia menegaskan bahwa Ducati masih belum menemukan akar masalah yang membuat motor Desmosedici GP25 kehilangan performa di Mandalika.

Namun, tim tengah bekerja keras untuk memperbaikinya sebelum MotoGP Australia 2025 di Phillip Island.

“Kami tahu motor ini tak seharusnya seburuk itu. Kami akan fokus mencari tahu mengapa Pecco kehilangan feeling di sirkuit ini. Kami percaya pada kecepatannya dan yakin bisa menemukan solusinya,” ujarnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Gigi Dall'Igna #ducati #Mandalika #motogp