Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Carlos Sainz Akui Williams Masih Harus Berkembang Usai Hasil Campuran di F1 GP Singapura

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:42 WIB
Carlos Sainz optimistis Williams F1 bisa terus berkembang.
Carlos Sainz optimistis Williams F1 bisa terus berkembang.

RADARBANYUWANGI.ID - Williams menjalani akhir pekan yang penuh warna di F1 Grand Prix Singapura 2025.

Setelah keberhasilan meraih podium pertama dalam lebih dari satu dekade di Baku, tim asal Inggris itu datang ke Marina Bay dengan harapan tinggi.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya, dua pembalap mereka, Carlos Sainz dan Alex Albon, harus menghadapi serangkaian masalah teknis dan strategi yang kurang ideal.

Masalah bermula sejak sesi kualifikasi.

Baik Sainz maupun Albon gagal menembus Q3 dan kemudian didiskualifikasi akibat pelanggaran teknis pada elemen sayap belakang bagian atas mobil Williams.

Akibatnya, Sainz harus memulai balapan dari posisi ke-18, sementara Albon bahkan start dari pit lane setelah tim memutuskan untuk melakukan modifikasi pada suspensi mobilnya.

Meski demikian, Sainz berhasil menunjukkan semangat juang luar biasa.

Dengan strategi pit stop kedua yang memanfaatkan ban lunak Pirelli, ia menyalip sejumlah pembalap dan akhirnya finis di posisi ke-10, meraih satu poin penting bagi tim.

“Kami semua melakukan kesalahan akhir pekan ini,” ujar Sainz seusai balapan, dikutip F1.

“Saya tidak tampil baik di kualifikasi karena kami mengubah terlalu banyak hal antara FP3 dan kualifikasi, membuat saya kehilangan arah. Meski begitu, kami belajar banyak sebagai tim. Ini bagian dari proses tahun ini,” ungkapnya.

Sainz menilai, dalam kondisi normal tanpa gangguan teknis, posisi finis ketujuh atau kedelapan bisa saja dicapai.

Namun, ia tetap menilai hasil di Singapura bukanlah sebuah kegagalan besar.

“Kami menjalani balapan yang bersih dan berhasil menyalip banyak mobil di lintasan yang sulit. Dari posisi ke-18 ke posisi ke-10 adalah hasil yang patut disyukuri,” tambahnya.

Sementara itu, Alex Albon harus puas finis di posisi ke-14 setelah start dari pit lane.

Ia mengaku mencoba berbagai setelan pada mobil untuk mengumpulkan data penting bagi pengembangan Williams di sisa musim.

“Hampir semua hal yang bisa salah memang terjadi,” kata Albon.

“Kami mencoba banyak hal, beberapa tidak berhasil, tapi setidaknya kami tahu apa yang perlu dihindari ke depan,” imbuhnya.

Meski penuh rintangan, akhir pekan di Singapura memberi Williams banyak pelajaran berharga.

Tim ini menunjukkan ketahanan dan semangat untuk terus belajar dari setiap kesalahan.

Seperti dikatakan Sainz, tahun ini bukan hanya tentang hasil, tetapi tentang membangun fondasi kuat untuk masa depan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #singapura #williams #f1 #carlos sainz