Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Indonesia vs Arab Saudi Kualifikasi Piala Dunia 2026: Misi Cetak Sejarah Garuda di Jeddah!

Niklaas Andries • Rabu, 8 Oktober 2025 | 14:16 WIB

CETAK SEJARAH: Timnas Indonesia bertekad cetak sejarah saat hadapi Arab Saudi di kualifikasi Piala Dunia 2026
CETAK SEJARAH: Timnas Indonesia bertekad cetak sejarah saat hadapi Arab Saudi di kualifikasi Piala Dunia 2026
RADARBANYUWANGI.ID - Timnas Indonesia siap menghadapi Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Meski rekor pertemuan tak berpihak, skuad Patrick Kluivert bertekad membuat kejutan di Jeddah seperti saat Garuda menumbangkan Green Falcons 2-0 pada pertemuan sebelumnya.

Timnas Indonesia akan menjalani ujian berat pada laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad asuhan Patrick Kluivert itu dijadwalkan bertandang ke markas Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Rabu (8/10) malam waktu setempat atau Kamis (9/10) dini hari WIB.

Pertandingan ini diprediksi akan menjadi duel sengit antara dua tim dengan ambisi besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Rekor Buruk, Tapi Masih Ada Harapan

Baca Juga: Baru Berdiri Mei Lalu, 52 Koperasi Merah Putih Banyuwangi Sudah Beroperasi Layani Warga!

Secara rekor pertemuan, Indonesia memang inferior di hadapan Arab Saudi. Dukungan penuh publik tuan rumah tentu menjadi keuntungan besar bagi Green Falcons.

Namun, Garuda tak datang tanpa perlawanan. Di bawah sentuhan Kluivert, tim ini diyakini mampu menampilkan permainan taktis dan disiplin tinggi — bahkan berpotensi kembali menciptakan kejutan.

Kilas balik ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, saat masih dilatih Shin Tae-yong, Timnas Indonesia pernah menumbangkan Arab Saudi dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan kala itu dicetak oleh Marselino Ferdinan, meski sang gelandang kini tak dipanggil ke dalam skuad Kluivert.

Formasi Indonesia Saat Menumbangkan Arab Saudi

Berikut susunan pemain Indonesia saat menang bersejarah atas Arab Saudi:

Indonesia (5-3-2):
Maarten Paes; Jay Idzes, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Yakob Sayuri, Calvin Verdonk, Justin Hubner; Marselino Ferdinan, Thom Haye, Ivar Jenner; Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick.

Formasi ini menunjukkan betapa kokohnya pertahanan Garuda saat itu, dengan transisi cepat dari sayap dan efektivitas tinggi di lini depan.

Eksperimen Formasi Ala Patrick Kluivert

Berbeda dengan Shin Tae-yong, Kluivert dikenal lebih fleksibel dalam strategi. Pelatih asal Belanda itu beberapa kali bereksperimen antara formasi tiga bek (3-4-3) dan empat bek (4-4-2), tergantung karakter lawan.

Contohnya terlihat saat laga uji coba kontra Lebanon di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 8 September 2025.

Dalam laga yang berakhir imbang 0-0 itu, Kluivert menurunkan empat bek sejajar yang terlihat lebih solid dalam menjaga keseimbangan serangan dan pertahanan.

Formasi Indonesia vs Lebanon (4-4-2):
Emil Audero; Calvin Verdonk, Dean James, Jay Idzes, Kevin Diks; Ricky Kambuaya, Yakob Sayuri, Joey Pelupessy, Stefano Lilipaly; Mauro Zijlstra, Miliano Jonathans.

Eksperimen ini memberi Kluivert fleksibilitas tinggi dalam menyesuaikan taktik menghadapi tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak.

Garuda Tanpa Marselino, Siapa Penggantinya?

Baca Juga: Tuntas Dibahas! Gaji PNS, TNI, dan Polri Naik Oktober 2025, Rapel 2 Bulan Bisa Tembus Rp3 Juta

Absennya Marselino Ferdinan tentu meninggalkan celah di lini tengah kreatif Indonesia. Namun, skuad Garuda kini memiliki kedalaman yang lebih baik.
Nama-nama seperti Ricky Kambuaya, Joey Pelupessy, atau Stefano Lilipaly berpotensi mengambil peran penting dalam mengatur tempo permainan.

Selain itu, kehadiran pemain naturalisasi baru seperti Kevin Diks, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk juga memberi kekuatan tambahan di lini pertahanan.

Target Besar: Indonesia ke Piala Dunia 2026

Para pecinta sepak bola Tanah Air tentu menaruh harapan besar agar Timnas Indonesia mampu mencuri poin di Jeddah dan melanjutkan tren positif saat menghadapi Irak di laga berikutnya.

Jika dua laga krusial itu berakhir manis, maka peluang Bendera Merah Putih berkibar di Piala Dunia 2026 terbuka lebar.

Kuncinya ada pada taktik matang, mental baja, dan semangat juang tanpa henti dari skuad Garuda.
Seperti kata Kluivert dalam sesi latihan terakhir di Jakarta:

“Kami tidak datang untuk bertahan. Kami datang untuk menang dan membuat sejarah.” (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Indonesia vs Arab Saudi #jeddah #kualifikasi piala dunia 2026 #patrick kluivert #cetak sejarah