Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Polemik Wasit Laga Indonesia vs Arab Saudi Berakhir! PSSI Akhirnya Terima Keputusan FIFA dan AFC

Niklaas Andries • Rabu, 8 Oktober 2025 | 14:02 WIB

TERIMA KEPUTUSAN: PSSI legowo dengan keputusan AFC dan FIFA soal penunjukan wasit asal Kuwait dalam laga Indonesia vs Arab Saudi
TERIMA KEPUTUSAN: PSSI legowo dengan keputusan AFC dan FIFA soal penunjukan wasit asal Kuwait dalam laga Indonesia vs Arab Saudi
RADARBANYUWANGI.ID - PSSI akhirnya menerima keputusan FIFA dan AFC yang menolak permintaan pergantian wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, untuk laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Federasi menegaskan sikap profesional dan fokus penuh pada persiapan skuad Garuda.

Drama pergantian wasit pada laga Timnas Indonesia kontra Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akhirnya mencapai akhir.

PSSI secara resmi menerima keputusan FIFA dan AFC yang menolak permintaan pergantian wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, untuk pertandingan yang akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Rabu (8/10/2025) waktu setempat atau Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.

Sebelumnya, federasi sepak bola Indonesia itu sempat melayangkan surat protes resmi kepada AFC, menilai penunjukan perangkat pertandingan dari kawasan Timur Tengah berpotensi menimbulkan persepsi ketidaknetralan.

PSSI Tegaskan Protes Demi Fair Play, Bukan Tudingan

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan bahwa langkah tersebut semata dilakukan untuk menjunjung tinggi asas sportivitas dan keadilan (fair play).

“Pertandingan melawan Arab Saudi dan Irak sangat krusial dalam perjuangan menuju Piala Dunia,” ujar Yunus dalam keterangan resmi, Selasa (7/10/2025).

Ia menegaskan bahwa protes itu bukan bentuk tudingan atau ketidakpercayaan terhadap siapa pun, melainkan bagian dari tanggung jawab federasi untuk memastikan keadilan dalam laga berlevel tinggi.

Menurut Yunus, di Asia terdapat banyak wasit berpengalaman dari Jepang, Korea Selatan, hingga Australia, yang bisa saja dipilih untuk memimpin pertandingan penting ini.

“Itulah mengapa kami mengirimkan surat resmi ke AFC — bukan untuk menolak, tapi untuk meminta kejelasan dan menjaga keseimbangan dalam keputusan,” tegasnya.

AFC Tetap pada Keputusan Awal

Namun, AFC membalas surat PSSI dengan penegasan bahwa keputusan penunjukan Ahmad Al Ali tetap berlaku.

“Surat balasan dari AFC sudah kami terima, dan mereka konsisten dengan keputusan yang telah disampaikan sebelumnya,” kata Yunus.

AFC menilai seluruh proses penunjukan wasit telah sesuai prosedur resmi dan standar yang berlaku di tingkat internasional.

Menyadari hal tersebut, PSSI akhirnya menerima keputusan itu dengan lapang dada, menegaskan sikap profesional dan penghormatan terhadap otoritas penuh FIFA dan AFC.
“PSSI menghormati keputusan tersebut karena menjadi kewenangan penuh AFC,” ujar Yunus. “Kami berharap wasit akan memimpin pertandingan dengan adil, netral, dan profesional.”

Sikap Dewasa dan Fokus ke Persiapan Tim

Baca Juga: Warga Banyuwangi Kini Bisa Ikut Bikin Perda! Kenali Aplikasi Canggih Siprada di Smartkampung

Yunus juga menegaskan bahwa PSSI tetap percaya pada kualitas dan integritas wasit internasional yang ditugaskan oleh AFC.

Menurutnya, polemik soal wasit tidak boleh mengganggu fokus skuad Garuda yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dua laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak.

“Kami mengajak semua pihak untuk berhenti memperdebatkan wasit dan fokus mendukung perjuangan Timnas Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, federasi berharap pertandingan nanti berjalan dengan sportivitas tinggi tanpa keputusan kontroversial, sehingga hasil di lapangan benar-benar mencerminkan kualitas permainan.

Garuda Fokus Ukir Sejarah di Jeddah

Baca Juga: Warga Banyuwangi Kini Bisa Ikut Bikin Perda! Kenali Aplikasi Canggih Siprada di Smartkampung

Pertemuan antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi salah satu laga paling ditunggu di kawasan Asia.
Selain menentukan posisi Garuda di klasemen, laga ini juga akan menguji sejauh mana progres skuad asuhan Patrick Kluivert di panggung internasional.

Dengan tensi tinggi dan sorotan publik besar, kehadiran wasit netral memang sangat penting. Namun kini, PSSI memilih menutup polemik dan menatap laga dengan optimisme baru.

“Surat protes sudah kami sampaikan secara resmi, tetapi kami menghormati balasan AFC dan mengalihkan fokus penuh ke kesiapan tim nasional,” tegas Yunus.

Keputusan ini sekaligus menjadi simbol kedewasaan PSSI dalam mengelola dinamika sepak bola internasional.

Alih-alih memperpanjang kontroversi, federasi memilih menegaskan pesan optimisme, profesionalitas, dan persatuan.

Satu Tekad: Dukung Garuda di Panggung Dunia

Kini, perhatian publik beralih sepenuhnya ke performa para pemain di lapangan. Dengan dukungan besar dari seluruh rakyat Indonesia, skuad Garuda diharapkan mampu tampil disiplin, tangguh, dan membawa pulang hasil positif dari Jeddah.

Laga melawan Arab Saudi bukan sekadar pertandingan, melainkan ujian mental, kualitas, dan semangat nasionalisme.
“Semoga semua berjalan dengan adil, sportif, dan penuh kebanggaan untuk Indonesia,” tutup Yunus Nusi. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Indonesia vs Arab Saudi #pssi #FIFA #kualifikasi piala dunia 2026 #afc #wasit kuwait #ahmad al ali