Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Wasit Kontroversial Asal Kuwait Pimpin Laga Indonesia vs Arab Saudi! Netizen Dua Negara Kompak Protes, Garuda Harus Ekstra Waspada!

Niklaas Andries • Senin, 6 Oktober 2025 | 17:01 WIB

WAJIB WASPADA: Laga Arab Saudi vs Indonesia akan dipimpin wasit Kuwait Ahmad Al Ali
WAJIB WASPADA: Laga Arab Saudi vs Indonesia akan dipimpin wasit Kuwait Ahmad Al Ali
RADARBANYUWANGI.ID - Laga panas Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Arab Saudi akan dipimpin wasit kontroversial asal Kuwait, Ahmad Al Ali.

Rekam jejaknya yang penuh polemik membuat suporter kedua negara cemas. Mampukah Garuda tetap fokus di bawah tekanan dan potensi drama besar?

Timnas Indonesia harus bersiap menghadapi tantangan ganda saat berduel dengan Arab Saudi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Bukan hanya lawan tangguh yang menanti, tetapi juga kehadiran wasit kontroversial asal Kuwait, Ahmad Al Ali, yang akan memimpin jalannya laga krusial tersebut.

Penunjukan Al Ali oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memicu gelombang protes dan perdebatan di media sosial. Publik Tanah Air menyoroti rekam jejaknya yang sarat keputusan kontroversial dan dianggap sering merugikan tim yang dipimpinnya.

Menariknya, penolakan terhadap sang wasit tidak hanya datang dari fans Indonesia. Suporter Arab Saudi pun turut meluapkan ketidakpuasan. Banyak dari mereka menilai Al Ali sebagai pengadil “bermuka dua” karena kerap dianggap tidak konsisten dan bahkan merugikan klub maupun tim nasional Saudi sendiri.

Kritik Tajam dari Pundit Arab Saudi

Salah satu suara paling lantang datang dari Khalid Al Oqaili, pundit ternama Arab Saudi. Melalui akun X resminya pada Februari 2025, ia menyebut Ahmad Al Ali sebagai “wasit paling gagal yang pernah ia lihat dalam hidupnya.”

“Wasit Kuwait, Ahmad Al Ali, adalah wasit paling gagal yang pernah saya saksikan. Ia membenci klub-klub Saudi, terutama Al Hilal,” tulis Al Oqaili.

Komentarnya langsung viral di kalangan pecinta sepak bola Timur Tengah. Ia menuding Al Ali kerap membuat keputusan yang tidak adil dan memengaruhi hasil pertandingan klub besar seperti Al Hilal. Kritik keras ini semakin memperpanjang daftar kontroversi yang menyelimuti sang pengadil.

Rekam Jejak Penuh Polemik

Sejak mendapatkan lisensi FIFA pada 2019, Ahmad Al Ali sudah memimpin puluhan laga internasional di berbagai ajang klub dan tim nasional. Namun, kariernya tidak pernah lepas dari sorotan tajam.

Ia dikenal mudah mengeluarkan kartu kuning, sering dianggap berpihak pada tim tuan rumah, dan beberapa kali dinilai mengubah jalannya pertandingan lewat keputusan yang memicu perdebatan. Karena reputasinya itu, sebagian penggemar menjulukinya “wasit spesialis Al Hilal.”

Data menunjukkan, Al Ali sudah dua kali memimpin laga yang melibatkan Timnas Arab Saudi:

Piala Teluk 2019: Saudi menang 1-0 atas Qatar.

Piala Teluk 2025: Saudi kalah 2-3 dari Bahrain.

Dalam dua laga tersebut, ia mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Saudi dan memberikan satu penalti kontroversial.

Kekhawatiran dari Dua Kubu

Baca Juga: Resmi Berlaku! ASN Digital Gantikan Semua Aplikasi Lama, Ini Cara Aktivasinya

Penunjukan Al Ali membuat publik Indonesia semakin waspada. Banyak yang khawatir keputusan kontroversialnya dapat memengaruhi hasil pertandingan yang sangat menentukan peluang Garuda melangkah ke babak selanjutnya.

Pelatih Patrick Kluivert tentu paham bahwa laga ini bukan hanya soal strategi dan teknik, tetapi juga soal mental dan disiplin pemain. Ia diyakini akan menekankan pentingnya tetap fokus pada permainan dan tidak terpancing emosi oleh keputusan wasit yang bisa mengganggu konsentrasi tim.

Namun, kekhawatiran serupa juga muncul di kubu Arab Saudi. Meski tim mereka diunggulkan, para pendukung merasa tidak nyaman dengan kehadiran Al Ali yang dikenal sulit ditebak dan memiliki catatan buruk di pertandingan sebelumnya.

Dilema Besar dan Potensi Drama di Lapangan

Situasi ini menempatkan Ahmad Al Ali dalam posisi sulit. Dengan sorotan tajam dari dua negara sekaligus, kesalahan sekecil apapun bisa memicu gelombang protes besar dari publik dan media.

Di satu sisi, ia memiliki pengalaman di kancah internasional. Namun di sisi lain, reputasi kontroversialnya menimbulkan kekhawatiran bahwa laga ini akan berjalan penuh tensi dan drama.

Garuda Harus Tetap Fokus dan Tenang

Bagi Indonesia, laga melawan Arab Saudi bukan sekadar pertandingan, tetapi ujian mental dan kedewasaan tim. Menghadapi tekanan besar, Skuad Garuda harus bermain dengan kepala dingin, menjaga fokus, dan tidak terpancing situasi.

Jika mampu mengontrol emosi dan memaksimalkan peluang, Indonesia berpeluang mencetak hasil positif meski di bawah tekanan lawan dan potensi keputusan merugikan.

Sorotan Asia Tertuju ke Laga Panas Ini

Pertandingan antara Timnas Indonesia vs Arab Saudi dipastikan menjadi salah satu laga paling disorot di Asia. Bukan hanya duel dua kekuatan besar, tetapi juga panggung pembuktian bagi Ahmad Al Ali — apakah ia akan kembali memicu kontroversi, atau justru membungkam kritik dengan kepemimpinan yang adil dan profesional.

Satu hal pasti, seluruh mata akan tertuju ke lapangan saat peluit pertama dibunyikan.
Apakah Garuda mampu menembus badai tekanan dan mencuri sejarah? Jawabannya akan terungkap di lapangan hijau. (*)

Editor : Niklaas Andries
#Indonesia vs Arab Saudi #kualifikasi piala dunia 2026 #wasit kuwait #ahmad al ali