RADARBANYUWANGI.ID - Proyek F1 Audi terus menunjukkan kemajuan signifikan menjelang debut mereka pada musim 2026.
Merek asal Jerman dengan logo empat cincin ini tengah membangun fondasi kuat di balik layar, berfokus pada pengembangan mesin di markas Neuburg an der Donau.
Rekrutmen Strategis dari Ferrari dan Red Bull
Melansir Motorsport, dalam beberapa bulan terakhir, Audi gencar menarik talenta dari tim-tim besar F1.
Dua nama penting yang baru bergabung adalah Wolf Zimmermann dan Lars Schmidt, keduanya merupakan sosok berpengalaman dari Ferrari di era kepemimpinan Mattia Binotto.
Menariknya, Binotto kini juga terlibat langsung dalam proyek Audi, menjabat sebagai Chief Operation Officer (COO) sekaligus Chief Technical Officer (CTO).
Langkah ini menunjukkan komitmen Audi untuk menghadirkan kombinasi pengalaman teknis dan kepemimpinan yang kuat.
Tak hanya dari Ferrari, Audi juga mulai merekrut tenaga ahli dari Red Bull Racing, tim juara dunia yang menjadi tolok ukur performa di Formula 1.
Jonathan Wheatley dan Struktur Sauber yang Baru
Secara operasional, Sauber, tim yang akan menjadi basis Audi di F1, kini berada di bawah kendali Jonathan Wheatley, mantan direktur olahraga Red Bull Racing.
Ia diharapkan mampu membawa disiplin dan efisiensi khas Red Bull ke dalam tim Sauber, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan 2026.
Mantan Kepala Mekanik Max Verstappen Bergabung
Salah satu perekrutan paling menarik adalah Matt Caller, kepala mekanik Max Verstappen di Red Bull Racing.
Caller diketahui masih akan menyelesaikan musim ini bersama tim yang dipimpin Laurent Mekies sebelum resmi pindah ke Audi.
Meski posisi resminya belum diumumkan, sumber internal menyebut perannya akan lebih senior dibanding jabatannya saat ini.
Caller bergabung dengan Red Bull pada 2015 setelah berkarier di Carlin.
Ia naik dari posisi mekanik nomor dua hingga dipercaya sebagai kepala mekanik pada 2022, sebuah perjalanan yang menunjukkan keahlian teknis dan kepemimpinannya di dunia F1.
Menariknya, ini bukan kali pertama Audi menggaet mekanik dari Red Bull.
Sebelumnya, Lee Stevenson juga telah melakukan langkah serupa. Bahkan, saudara kembar Matt Caller, Jon Caller, masih bertugas di Red Bull sebagai kepala mekanik untuk tim Yuki Tsunoda.
Editor : Lugas Rumpakaadi