Namun, tekanan besar masih menghantui Go Ahead Eagles, mengingat mereka hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi dan tengah dibebani jadwal padat di ajang Liga Europa.
Musim ini menjadi babak baru bagi Go Ahead Eagles yang untuk pertama kalinya berkompetisi di pentas Eropa. Meski tampil di Liga Europa, ambisi mereka di kompetisi domestik tetap tinggi: finis di lima besar Eredivisie.
Dari tujuh pertandingan awal, Eagles baru mengumpulkan sembilan poin, dengan dua kekalahan yang justru datang dari tim non-unggulan seperti Sparta Rotterdam dan Telstar.
Kendati demikian, anak asuh Melvin Boel masih dalam jarak aman dari zona atas klasemen dan datang ke laga ini dengan semangat tinggi setelah menang 2–1 atas Panathinaikos di Liga Europa.
Hasil itu memperpanjang tren positif mereka menjadi tiga kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi. Namun, masalah utama masih terletak di lini belakang yang baru dua kali mencatat clean sheet dari sembilan pertandingan.
Sosok Milan Smit kembali mencuri perhatian. Penyerang muda ini telah menorehkan lima gol di semua ajang meski hanya bermain selama 458 menit. Produktivitasnya menjadikannya ujung tombak andalan Eagles di setiap laga.
NEC Nijmegen: Produktif tapi Belum Stabil
Kebalikan dari sang lawan, NEC Nijmegen tampil mengejutkan di awal musim. Siapa sangka tim ini menjadi salah satu tim paling tajam di Eredivisie hingga pekan ketujuh.
Skuad asuhan Dick Schreuder telah mencetak 21 gol, bahkan setelah menghadapi tim tangguh seperti PSV Eindhoven dan AZ Alkmaar.
Setelah mencatat tiga kemenangan beruntun, NEC sempat terpuruk dengan tiga kekalahan berturut-turut yang membuat posisi mereka sempat goyah.
Namun kemenangan 2–1 atas AZ di laga terakhir kembali mengangkat moral tim dan mengokohkan posisi mereka di peringkat keempat, hanya tertinggal empat poin dari PSV di posisi kedua.
Menariknya, meski tajam secara kolektif, tidak ada satu pemain pun yang mencetak lebih dari tiga gol. Bryan Linssen menjadi pemain paling menonjol dengan kontribusi tiga gol dan empat assist, menjadikannya motor serangan utama NEC sejauh ini.
Performa Terakhir
Go Ahead Eagles (Eredivisie): Seri-Kalah-Seri-Menang-Menang-Kalah
Go Ahead Eagles (Semua Kompetisi): Seri-Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang
NEC Nijmegen (Eredivisie): Menang-Menang-Kalah-Kalah-Kalah-Menang
Kabar Tim Terbaru
Baca Juga: Hari Batik Nasional: Motif Gajah Oling hingga Blarak Semplah, Batik Banyuwangi Kian Mendunia!
Pelatih Melvin Boel melakukan tiga perubahan saat laga Liga Europa, namun kemungkinan besar akan mempertahankan starting XI yang sama menghadapi NEC.
Bek kiri Dean James, yang mencatat dua assist di laga Eropa, hampir pasti kembali mengisi posnya di sisi kiri pertahanan.
Sementara Mathis Suray bisa dirotasi demi kebugaran, dengan Oscar Pettersson disiapkan sebagai opsi di sektor sayap.
Dari kubu tamu, Dick Schreuder tak banyak melakukan rotasi. Kabar positif datang dari Tjaronn Chery, yang siap bermain setelah hukumannya dikurangi menjadi dua pertandingan (satu di antaranya bersyarat). Ia berpeluang menggantikan Koki Ogawa di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain
Go Ahead Eagles (4-2-3-1):
Busser; Deijl, Nauber, Kramer, James; Meulensteen, Linthorst; Pettersson, Breum, Margaret; Smit
NEC Nijmegen (4-4-2):
Crettaz; Pereira, Kaplan, Ouwejan; Nejasmic; Ouaissa, Proper, Sano, Onal; Linssen, Ogawa
Prediksi Skor: Go Ahead Eagles 2–1 NEC Nijmegen
Laga ini diprediksi berlangsung ketat mengingat Go Ahead Eagles masih mencari konsistensi di tengah padatnya jadwal, sementara NEC baru menemukan momentum usai menumbangkan AZ.
Namun, keuntungan kandang dan semangat tinggi pasca kemenangan di Liga Europa bisa menjadi faktor pembeda. Eagles diprediksi mampu mengamankan kemenangan tipis dengan start agresif sejak menit awal. (*)
Editor : Niklaas Andries