O Classico kembali memanas akhir pekan ini! Dua raksasa Portugal, Porto dan Benfica, akan saling jegal di Estádio do Dragão dalam lanjutan pekan kedelapan Primeira Liga 2025-2026.
Kedua tim datang dengan kondisi berlawanan di pentas Eropa. Porto baru saja meraih kemenangan dramatis atas Red Star Belgrade di Liga Europa, sementara Benfica harus menelan kekalahan tipis dari Chelsea di Liga Champions.
Porto Ingin Sempurna dan Balas Dendam
Baca Juga: Kisah Mengharukan Lee Joo Ahn: Donorkan Hati untuk Sang Ibu, Kini Dikecualikan dari Wamil
Porto tampil luar biasa musim ini. Gol menit ke-89 dari Rodrigo Mora memastikan kemenangan dramatis mereka di Eropa dan memperpanjang rekor sempurna menjadi sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Pasukan Francesco Farioli kini kokoh di puncak klasemen dengan selisih tiga poin, berkat tujuh kemenangan dari tujuh laga Primeira Liga. Produktivitas mereka menakutkan — mencetak 19 gol dan baru sekali kebobolan, yakni saat menang 2–1 atas juara bertahan Sporting Lisbon.
Meski bermain dengan 10 orang pekan lalu, Porto tetap menggila dengan kemenangan 4–0 atas Arouca. Selain ingin menjaga rekor sempurna, mereka juga membawa misi balas dendam setelah dipermalukan Benfica musim lalu dengan skor identik 1–4 di kandang dan tandang.
Benfica dan Mourinho Berburu Kebangkitan
Kembalinya Jose Mourinho ke Stamford Bridge tidak berakhir manis. Benfica kalah 0–1 dari Chelsea akibat gol bunuh diri Richard Rios di menit ke-18.
Itu menjadi kekalahan kedua beruntun Benfica di Liga Champions dan kekalahan pertama Mourinho sejak kembali menukangi klub. Sebelumnya, ia mencatat dua kemenangan dan satu imbang dalam tiga laga awalnya.
Namun di liga domestik, Benfica masih tampil kompetitif. Kemenangan 2–1 atas Gil Vicente membuat mereka menempati posisi ketiga dengan 17 poin, hanya terpaut empat angka dari Porto.
Dengan rekor tandang sempurna (3 kemenangan dari 3 laga), The Eagles siap datang ke Dragão dengan ambisi memangkas jarak di papan atas.
Laga ini juga menjadi momen emosional bagi Mourinho, yang pernah menukangi Porto pada 2002–2004 dan meraih kesuksesan besar. Kini, ia ingin menulis kisah baru dengan membawa Benfica menang di markas lamanya.
Performa Terkini
Porto (Primeira Liga): Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang
Porto (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang
Benfica (Primeira Liga): Menang-Menang-Seri-Menang-Seri-Menang
Benfica (Semua Kompetisi): Seri-Kalah-Menang-Seri-Menang-Kalah
Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Serbu Banyuwangi Career Expo 2025, 2.000 Lowongan Langsung Disediakan!
Kabar Tim
Porto:
Martim Fernandes absen karena kartu merah saat melawan Arouca. Posisinya kemungkinan diisi Alberto Costa.
Samu Aghehowa siap kembali ke lini depan jika sudah fit, menggantikan Deniz Gul.
Jakub Kiwior, Borja Sainz, dan Victor Froholdt diperkirakan kembali ke starting XI.
Rodrigo Mora menekan untuk menjadi starter setelah mencetak gol kemenangan.
Luuk de Jong dan Neuhen Perez masih cedera, sementara Tomas Perez memperkuat Timnas Argentina U-20.
Benfica:
Alexander Bah dan Manu Silva absen jangka panjang karena cedera ligamen.
Bruma menepi akibat cedera Achilles, sedangkan Gianluca Prestianni sedang menjalani tugas internasional.
Vangelis Pavlidis, pencetak dua gol ke gawang Gil Vicente, kembali menjadi andalan utama di lini depan.
Leandro Barreiro berpeluang menggantikan Rios di lini tengah, sementara Andreas Schjelderup bisa masuk menggantikan Dodi Lukebakio di sisi sayap.
Perkiraan Susunan Pemain
Porto (4-3-3):
D. Costa; A. Costa, Kiwior, Bednarek, Moura; Froholdt, Varela, Veiga; Gomes, Aghehowa, Sainz
Benfica (4-2-3-1):
Trubin; Dedic, Silva, Otamendi, Dahl; Barrenechea, Barreiro; Schjelderup, Sudakov, Aursnes; Pavlidis
Prediksi Skor: Porto 2–1 Benfica
Meski Benfica punya rekor apik di O Classico musim lalu, Porto tampil jauh lebih solid musim ini. Keunggulan kandang, mentalitas juara, dan performa konsisten membuat The Dragons difavoritkan untuk memperpanjang rekor sempurna mereka dan menegaskan dominasi di puncak klasemen Primeira Liga 2025–2026. (*)
Editor : Niklaas Andries