Tottenham Hotspur kembali jadi sorotan bursa transfer usai kabar terbaru menyebutkan ketertarikan mereka pada striker Parma, Mateo Pellegrino, untuk musim panas 2026.
Pemain berusia 23 tahun itu tengah naik daun setelah tampil gemilang di awal musim 2025-2026. Salah satu performa terbaiknya terjadi saat mencetak dua gol dalam kemenangan Parma atas Torino di akhir September.
Spurs Incar Pellegrino, Saingan Banyak
Baca Juga: Kisah Chen EXO: Berani Akui Kehamilan Kekasih, Kini Hidup Bahagia dengan Dua Anak
Tottenham menjadikan Pellegrino target utama guna memperkuat lini depan menjelang musim 2026-2027.
Namun, jalan Spurs tidak akan mudah. Duo Premier League, Nottingham Forest dan West Ham United, juga disebut siap bersaing. Dari La Liga, raksasa Spanyol Villarreal dan Atletico Madrid dikabarkan terus memantau perkembangan sang penyerang.
Parma sendiri diyakini berpotensi meraup hingga Rp520 miliar (£26 juta) jika melepas Pellegrino. Nilai itu melonjak tajam dibanding tawaran sebelumnya sekitar Rp260 miliar (£13 juta) pada musim panas lalu dari klub yang identitasnya dirahasiakan.
Keuntungan Besar untuk Parma
Pellegrino baru bergabung dengan Parma pada Februari lalu dari Velez Sarsfield dengan biaya tak sampai Rp40 miliar (£2 juta). Sejak itu, ia sukses mencetak delapan gol dalam 20 penampilan—catatan impresif untuk pemain anyar Serie A.
Jika benar dijual dengan harga di atas Rp520 miliar, transfer ini akan menjadi bisnis fantastis bagi Parma. Dengan status sebagai salah satu klub dengan anggaran terbatas di Serie A, suntikan dana tersebut bisa jadi modal penting untuk memperkuat skuad di musim berikutnya.
Tottenham Butuh Tambahan Daya Ledak
Meski tampil menjanjikan di Premier League dan belum terkalahkan di Liga Champions, Thomas Frank diyakini masih membutuhkan tambahan amunisi di lini serang. Pellegrino dipandang sebagai opsi ideal berkat insting gol tajamnya sekaligus usianya yang masih muda.
Jika transfer ini terwujud, Pellegrino bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan bagi Spurs, sekaligus ancaman baru di kompetisi domestik maupun Eropa. (*)
Editor : Niklaas Andries