Namun, peluang itu belum sepenuhnya tertutup. Tiga poin menjadi harga mutlak saat skuad asuhan Javier Mascherano menjamu New England Revolution di Chase Stadium, Minggu (5/10/2025) pagi.
Di sisi lain, Revolution sudah dipastikan gagal lolos ke babak playoff dan tidak bisa beranjak dari posisi ke-11 klasemen Wilayah Timur. Meski begitu, tim tamu tetap ingin menutup musim dengan hasil positif sebagai modal untuk membangun skuad baru musim depan.
Inter Miami sempat memiliki keuntungan dengan laga tunda akibat keterlibatan di Club World Cup dan Leagues Cup. Namun, kesempatan itu tak dimaksimalkan. Kini, The Herons harus berharap tim lain terpeleset demi menjaga peluang di papan atas.
Kekalahan 3-5 dari Chicago Fire pada tengah pekan lalu menjadi pukulan telak. Mascherano mengakui kesalahan strategi yang membuat lini belakang Miami rapuh.
Dua gol Luis Suarez sempat menghidupkan asa, tetapi rapuhnya pertahanan membuat mereka kini tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Philadelphia Union.
Dengan tiga laga tersisa, Inter Miami masih bisa mengejar, meski Union hanya butuh satu kemenangan dari dua laga terakhir untuk mengunci gelar. Untungnya, rekor Miami cukup meyakinkan dengan empat kemenangan dari lima pertemuan terakhir kontra Revolution.
Sementara itu, New England sedang dalam fase transisi setelah berpisah dengan pelatih Caleb Porter. Asisten pelatih Pablo Moreira ditunjuk sebagai caretaker hingga akhir musim. Meski sempat kalah dari Philadelphia Union, Moreira berhasil membawa timnya menang atas Atlanta United pekan lalu.
Sayangnya, performa tandang Revolution masih jauh dari konsisten. Dari 16 laga tandang musim ini, mereka menelan enam kekalahan. Namun, mereka punya memori manis saat membungkam Miami 5-0 di Florida pada 2021.
Tren Performa Terbaru MLS
Inter Miami: Kalah-Menang-Menang-Menang-Seri-Kalah
New England Revolution: Menang-Kalah-Kalah-Seri-Kalah-Menang
Kabar Tim
Mascherano diprediksi kembali ke formasi inti yang digunakan saat imbang 1-1 melawan Toronto. Bek muda Ian Fray, Noah Allen, dan Maxi Falcon Picart akan kembali memperkuat lini pertahanan.
Allen Obando dan David Ruiz masih cedera hamstring, sementara Mateo Silvetti absen karena tugas internasional bersama Argentina U-20. Tadeo Allende dan Baltasar Rodriguez kemungkinan turun sejak menit awal setelah tampil sebagai pengganti melawan Chicago.
Lionel Messi masih berburu rekor sembilan laga multi-gol dalam satu musim MLS. Dengan tiga pertandingan tersisa, peluang sang kapten Argentina untuk mencatatkan sejarah tetap terbuka.
Di kubu Revolution, Peyton Miller absen karena kartu merah sekaligus panggilan ke Timnas AS U-20. Brayan Ceballos juga tidak bisa dimainkan akibat akumulasi kartu.
Kapten tim, Carles Gil, menjadi pemain paling berpengaruh dengan 10 gol dan 11 assist musim ini. Eks striker Miami, Leo Campana, juga siap menghadapi mantan klubnya setelah mencetak tujuh gol musim ini, termasuk satu gol di laga terakhir.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Miami (4-4-1-1):
Ustari; Fray, Picart, Allen, Alba; Allende, De Paul, Busquets, Rodriguez; Messi; Suarez
New England Revolution (3-5-2):
Turner; Fofana, Beason, Farrell; Bye, Polster, Gil, Oyirwoth, Sands; Chancalay, Turgeman
Prediksi Skor: Inter Miami 3-2 New England Revolution
Dengan rekor kandang impresif dan motivasi bangkit setelah kalah dari Chicago, Inter Miami lebih diunggulkan untuk meraih poin penuh. (*)
Editor : Niklaas Andries