Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Statistik Pecco Bagnaia di Mandalika: Dari 2022 hingga MotoGP 2025

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 3 Oktober 2025 | 15:13 WIB
Pecco Bagnaia datang ke MotoGP Mandalika 2025 dengan bekal kemenangan di Jepang.
Pecco Bagnaia datang ke MotoGP Mandalika 2025 dengan bekal kemenangan di Jepang.

RADARBANYUWANGI.ID - Francesco “Pecco” Bagnaia datang ke MotoGP Mandalika 2025 dengan rasa percaya diri yang tinggi.

Kemenangan impresif di Motegi, Jepang, pekan lalu menjadi bekal penting untuk menatap seri ke-18 musim ini yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Bagnaia sempat kesulitan sepanjang musim 2025 dengan motor Desmosedici GP25 miliknya.

Tekanan semakin besar karena rekan setimnya, Marc Marquez, tampil jauh lebih konsisten.

Namun, perubahan setting motor lewat tes di Misano sebelum balapan Jepang memberikan hasil signifikan.

Di Motegi, Bagnaia berhasil menyapu bersih.

Tercepat di latihan bebas, pole position, menang sprint, hingga menguasai balapan utama.

Rekam Jejak Bagnaia di Mandalika

Sejak MotoGP pertama kali digelar di Mandalika tahun 2022, Bagnaia mengalami perjalanan yang berliku.

Pada debutnya, ia kesulitan dengan kondisi basah dan hanya finis di posisi 15.

Namun, pada edisi 2023, ia membuat comeback luar biasa dengan memulai dari posisi ke-13 lalu menang di balapan utama.

Tren positif berlanjut di 2024 dengan kemenangan di sprint race dan podium ketiga di main race.

Statistik Bagnaia di Mandalika:

- 2022: Start P6, finis P15

- 2023: Start P13, finis sprint P8, main race P1

- 2024: Start P4, finis sprint P1, main race P3

Catatan ini menunjukkan bahwa Bagnaia belajar dari kesalahan dan kini lebih matang menghadapi tantangan di Mandalika.

Rivalitas Internal Ducati

Musim ini, persaingan internal Ducati semakin panas dengan hadirnya Marc Marquez.

Sporting Director Ducati Corse, Mauro Grassilli, menyebut situasi ini bagaikan seorang ayah dengan dua anak yang sama-sama harus diperlakukan adil.

Baik Bagnaia maupun Marquez dipastikan mendapat dukungan penuh, tanpa ada status pebalap utama maupun kedua.

Situasi ini menjanjikan duel menarik, bukan hanya melawan rival di lintasan, tetapi juga sesama rekan satu tim.

Sambutan Adat Lombok untuk Bagnaia

Setibanya di Lombok, Bagnaia mendapat sambutan unik berupa ritual adat sembek dari masyarakat Bayan, Lombok Utara.

Prosesi ini menggunakan campuran daun sirih, pinang, dan kapur yang dioleskan ke dahi sebagai simbol tolak bala.

Meski sempat kaget, Bagnaia akhirnya menerima ritual tersebut dengan senyum.

Ritual penyambutan ini diharapkan menjadi doa keselamatan bagi para pembalap yang akan bertarung di Sirkuit Mandalika.

MotoGP Mandalika 2025: Pertarungan yang Dinanti

Ajang MotoGP Mandalika 2025 akan berlangsung pada 3-5 Oktober mendatang.

Sebelum balapan dimulai, para rider dijadwalkan mengikuti parade di Mataram sebagai bagian dari side event resmi.

Dengan momentum positif dari Jepang dan sejarah kuat di Mandalika, Pecco Bagnaia diyakini bakal menjadi salah satu kandidat kuat perebut podium.

Namun, dengan adanya Marc Marquez dan persaingan ketat di grid, jalannya balapan dipastikan tak akan mudah.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Pecco Bagnaia #jepang #Mandalika #motogp