AS Roma harus menelan pil pahit setelah kalah 0-1 dari Lille pada Matchday 2 Liga Europa di Stadion Olimpico, Jumat (3/10/2025) dini hari. Laga penuh drama ini menjadi sorotan karena I Lupi gagal memanfaatkan tiga kesempatan penalti.
Gol cepat Hakon Haraldsson pada menit keenam menjadi penentu kemenangan Lille, yang juga diperkuat bek timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
Dengan hasil ini, Roma melorot ke peringkat 15 klasemen Liga Europa dengan tiga poin. Sementara Lille masih sempurna, duduk di posisi kedua dengan enam poin, hanya kalah selisih gol dari Braga.
Jalannya Pertandingan
Roma langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal. Namun, justru kesalahan fatal Kostas Tsimikas di area pertahanan membuka jalan bagi Lille.
Bek pinjaman dari Liverpool itu kehilangan bola, lalu Correia mengirimkan umpan matang kepada Hakon Haraldsson yang menuntaskannya dengan sepakan keras. Skor 0-1 untuk tim tamu.
Roma berupaya bangkit, tapi kesulitan menembus pertahanan solid Lille. Bahkan, Osame Sahraoui nyaris menggandakan keunggulan, beruntung tembakannya hanya melenceng tipis.
Kesempatan emas Roma hadir di menit ke-35. Sundulan Tsimikas diblok bek, bola jatuh ke kaki Matias Soule, namun tendangannya juga tertahan. Bola liar coba dicocor Neil El Aynaoui, tetapi berhasil disapu di garis gawang. Babak pertama ditutup dengan skor 0-1.
Memasuki babak kedua, Roma menaikkan tempo. Namun, justru Lille lebih dulu mengancam lewat sundulan Chancel Mbemba yang ditepis kiper Mile Svilar.
Evan Ferguson dan Bryan Cristante sempat mendapat peluang lewat sundulan, tetapi keduanya gagal menemui sasaran. Upaya Soule dari luar kotak penalti di menit ke-74 juga dimentahkan kiper Berke Ozer.
Drama Tiga Penalti
Ketegangan memuncak di menit ke-81 saat wasit menunjuk titik putih setelah handball Aissa Mandi. Artem Dovbyk maju sebagai eksekutor, namun sepakannya ditepis Ozer. Penalti diulang karena pemain Lille masuk kotak sebelum eksekusi.
Pada percobaan kedua, Dovbyk kembali memilih arah yang sama—dan lagi-lagi gagal. Wasit kembali memutuskan pengulangan karena pelanggaran yang sama dari pemain Lille.
Kali ini giliran Soule yang mengambil alih, tetapi Ozer tampil heroik dengan menghentikan tendangan tersebut. Tiga kali penalti, tiga kali gagal. Stadion Olimpico pun bergemuruh penuh frustrasi.
Akhir Tragis bagi Roma
Baca Juga: Dari Smash ke Briefing: Megawati Hangestri Belajar Dunia Baru sebagai Karyawan Bank Jatim
Roma terus mencoba hingga menit-menit akhir. Percobaan Stephan El Shaarawy dan Manu Koné nyaris membuahkan hasil, tetapi tetap gagal mengubah skor. Hingga peluit panjang berbunyi, Roma harus mengakui keunggulan Lille 0-1.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi AS Roma yang tampil dominan sepanjang laga, tetapi tidak mampu memaksimalkan peluang, terutama dari titik putih. (*)
Editor : Niklaas Andries