Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tradisi Manis Ferrari di F1 Marina Bay, Mampukah Terulang?

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 3 Oktober 2025 | 14:55 WIB
Ferrari hadapi ujian besar di F1 GP Singapura 2025.
Ferrari hadapi ujian besar di F1 GP Singapura 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - F1 GP Singapura kembali menjadi sorotan, terutama bagi Ferrari yang tengah berjuang bangkit dari hasil mengecewakan di Monza dan Baku.

Dua lintasan dengan beban aerodinamis rendah yang awalnya diharapkan bisa memberi keuntungan, justru berakhir dengan kekecewaan.

Kini, Scuderia harus mencari momentum di Marina Bay untuk memulai kembali musim yang penuh tantangan, terlebih setelah posisi kedua di klasemen Konstruktor direbut Mercedes di Azerbaijan.

Rekam Jejak Positif di Marina Bay

Ferrari memiliki sejarah manis di sirkuit jalanan Marina Bay.

Sejak pertama kali digelar, tim asal Maranello itu berhasil mengoleksi 7 pole position, 4 kemenangan, dan 11 podium dari 15 edisi.

Karakter sirkuit ini yang menuntut beban aerodinamis tinggi sedikit mengingatkan pada Monte Carlo, dengan tingkat kesulitan menyalip yang cukup besar meski terdapat empat zona DRS.

Catatan positif ini tentu menjadi modal penting, meski Ferrari tetap harus waspada karena situasi di lintasan jalan raya selalu penuh kejutan.

Tantangan Cuaca dan Strategi

Salah satu faktor terbesar yang bisa memengaruhi jalannya balapan adalah cuaca.

Singapura dikenal dengan curah hujan tinggi, rata-rata mencapai 171 hari hujan dalam setahun.

Prakiraan cuaca akhir pekan ini menunjukkan potensi hujan deras dari Kamis hingga Sabtu, meski peluang hujan pada hari balapan relatif lebih kecil.

Kondisi ini akan sangat menentukan strategi tim, terutama dalam pemilihan ban dan kecepatan adaptasi pembalap terhadap perubahan lintasan.

Selain cuaca, peningkatan batas kecepatan di pit lane tahun ini juga menjadi variabel tambahan.

Perubahan kecil ini bisa memengaruhi strategi masuk dan keluar pit, yang pada akhirnya menentukan hasil akhir.

Vasseur Ingatkan Tantangan Besar

Fred Vasseur, bos Ferrari, menegaskan bahwa Grand Prix Singapura adalah salah satu balapan paling menantang setiap musim.

Menurutnya, tata letak sirkuit, kondisi balapan malam hari, serta potensi masuknya Safety Car membuat balapan ini menjadi ujian konsentrasi dan kemampuan beradaptasi.

“Kualifikasi akan kembali menjadi kunci utama, terutama di sirkuit jalan raya seperti Marina Bay. Kami harus memaksimalkan setiap sesi untuk mendapatkan posisi start terbaik,” ujarnya, dikutip Motorsport.

Vasseur menambahkan bahwa tujuan Ferrari adalah memaksimalkan potensi dan tidak mengulangi kesalahan kecil yang sebelumnya berakibat fatal pada perolehan poin.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #singapura #marina bay #ferrari #f1