RADARBANYUWANGI.ID - Kalau biasanya ia tampil garang di lapangan voli dengan smash keras, kini Megawati Hangestri Pertiwi harus berhadapan dengan hal yang sama sekali berbeda: briefing pagi di kantor.
Ya, opposite andalan timnas voli Indonesia itu kini resmi berstatus karyawan Bank Jatim.
Mega mengaku, menjalani pekan pertamanya di kantor lebih sulit daripada menghadapi blok lawan di lapangan.
“Rasanya lebih gampang main voli daripada bicara di depan rekan kerja baru,” ujar Mega, tertawa lepas.
Dari Lapangan ke Meja Kantor
Di Bank Jatim, Mega ditempatkan di bagian protokoler Corporate Secretary.
Tugasnya tidak lagi soal spike dan block, melainkan menghadiri acara resmi, menyambut tamu, hingga mendukung kegiatan protokoler bank.
“Ini dunia baru buat saya. Saya belajar banyak hal, mulai dari disiplin waktu kantor sampai cara berkomunikasi formal. Seru, tapi juga menantang,” kata Mega.
Baca Juga: Megawati Hangestri Pilih Bela Bank Jatim di Final Four Livoli 2025, Kontrak Turki Bukan Prioritas
Jalur Prestasi
Menurut Johanes Koento, Manajer Tim Bank Jatim sekaligus Wakil Ketua Harian Pengprov PBVSI Jatim, status Mega sebagai karyawan merupakan bentuk apresiasi.
“Mega ini dibina sejak awal di Bank Jatim. Prestasinya luar biasa. Karena itu, kami beri jalur prestasi agar punya masa depan setelah gantung sepatu,” jelasnya.
Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty Rischana, menambahkan, meski Mega kini resmi pegawai, ia tetap diberi izin khusus untuk berkarier sebagai atlet profesional.
“Saat ini Mega cuti di luar tanggungan. Setelah selesai dengan tugasnya sebagai atlet, ia kembali aktif di kantor,” katanya.
Baca Juga: BSU 2025: Simbol Perhatian Negara bagi Pekerja yang Berjuang Hidupi Keluarga
Dua Dunia Mega
Mega pun kini menjalani dua dunia sekaligus: sebagai bintang voli Indonesia dan karyawan Bank Jatim. Ia menegaskan akan berusaha seimbang di keduanya.
“Saya ingin tetap fokus di voli, tapi juga menyiapkan masa depan. Karena karier atlet tidak selamanya panjang,” ujarnya.
Meski baru sebentar, Mega sudah mendapat banyak dukungan dari rekan-rekan kerja.
“Mereka ramah banget. Jadi meski grogi, saya merasa diterima,” tambah Mega.
Dengan status barunya, publik kini bisa melihat sisi berbeda dari Megawati: atlet yang terbiasa dengan sorotan lampu lapangan, kini belajar dunia baru di balik meja kantor. (*)
Editor : Ali Sodiqin