RADARBANYUWANGI.ID - Misteri belum bergabungnya Megawati Hangestri Pertiwi dengan klub voli Turki, Manisa BBSK, akhirnya terkuak.
Ternyata opposite andalan timnas voli Indonesia itu sejak awal memberikan sejumlah syarat sebelum menerima kontrak resmi.
Hal itu diungkapkan Johanes Koento, Wakil Ketua Harian Pengprov PBVSI Jatim sekaligus Manajer Tim Bank Jatim.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Kesiapan Energi untuk MotoGP Mandalika 2025
Menurutnya, Mega tetap ingin membela klub asalnya di Livoli Divisi Utama 2025 serta memperkuat timnas Indonesia di Sea Games 2025.
“Singkat cerita, saat Manisa BBSK menawarkan kontrak, Mega bersedia. Tapi ada dua syarat, yaitu menyelesaikan kejuaraan bersama Bank Jatim di Livoli dan membela timnas di Sea Games,” kata Koento, Kamis (2/10).
Cedera Lutut Jadi Pertimbangan
Koento menjelaskan, minat Manisa terhadap Mega bukan baru kali ini. Saat masih memperkuat Red Sparks di Korea Selatan, klub Turki itu sudah mengajukan tawaran.
Namun, Mega lebih dulu pulang ke Indonesia karena harus memulihkan cedera lutut.
Baca Juga: Cara Cek NIP PPPK Paruh Waktu di Mola BKN 2025 Lengkap dengan Panduan
Meski belum fit seratus persen, Mega sempat berangkat ke Turki untuk menjalani tes medis, diperkenalkan ke publik, dan bahkan tampil di laga persahabatan.
“Suporter mereka sangat militan. Mega tetap ikut bertanding meski kondisi belum maksimal karena masih pemulihan,” ujar Koento.
Status Baru sebagai Karyawan Bank Jatim
Selain urusan lapangan, kini Mega juga resmi menjadi karyawan Bank Jatim melalui jalur prestasi.
Menurut Koento, hal itu adalah bentuk apresiasi terhadap karier panjang Mega yang dibina sejak awal bersama klub Bank Jatim.
“Mega kami arahkan menjadi karyawan di bagian protokoler. Ini bentuk perhatian agar atlet punya masa depan setelah pensiun,” jelasnya.
Masih Menunggu Administrasi
Meski demikian, status keberangkatan Mega ke Turki belum tuntas secara administratif.
PBVSI menyebut ITC (International Transfer Certificate) Mega belum keluar karena Bank Jatim belum memberi persetujuan resmi.
Tanpa dokumen itu, Mega tidak bisa didaftarkan ke FIVB untuk kompetisi resmi di Turki.
Dengan kondisi ini, publik voli Indonesia bisa dipastikan akan tetap melihat Megawati tampil di Final Four Livoli 2025 pada 10–19 Oktober mendatang di Magetan. (*)
Editor : Ali Sodiqin