Kepulangan Jose Mourinho ke Stamford Bridge berakhir pahit. Benfica yang diasuhnya harus mengakui keunggulan Chelsea 0-1 pada laga Liga Champions, Rabu (1/10/2025) dini hari.
Chelsea langsung menekan sejak awal pertandingan, namun peluang emas pertama justru dimiliki Benfica. Robert Sanchez tampil gemilang dengan menepis tendangan keras Dodi Lukebakio yang mengenai tiang gawang pada menit ke-8.
The Blues kemudian membuka skor di menit ke-18. Umpan tarik Alejandro Garnacho dari sisi kiri malah dibelokkan Richard Rios ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu menjadi satu-satunya gol dalam laga ini.
Menjelang jeda, Chelsea hampir menggandakan keunggulan melalui Tyrique George. Namun, Nicolas Otamendi tampil sigap mematahkan peluang tersebut.
Babak Kedua: Benfica Tekan, Chelsea Bertahan
Selepas turun minum, Benfica tampil lebih dominan dan beberapa kali menekan pertahanan Chelsea. Meski begitu, kedua tim gagal menciptakan peluang berbahaya.
Drama terjadi di menit-menit akhir saat Joao Pedro diganjar kartu merah setelah menerima akumulasi kartu kuning. Chelsea harus bermain dengan 10 pemain hingga peluit panjang berbunyi, tetapi skor 1-0 tetap bertahan.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Chelsea. Selain mengakhiri tren negatif, The Blues juga mencatat kemenangan perdana di Liga Champions di Stamford Bridge sejak April 2023. Menariknya, Enzo Maresca menurunkan starting XI termuda Chelsea sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Meski begitu, masalah disiplin kembali menjadi sorotan. Kartu merah Pedro membuat Chelsea sudah mengoleksi tiga kartu merah dalam empat laga terakhir.
Mourinho dan Benfica Tetap Krisis Lawan Tim Inggris
Mourinho mendapat sambutan hangat dari fans Chelsea. Bahkan, ia dipuji karena menenangkan suporter Benfica yang sempat melempar benda ke arah Enzo Fernandez.
Namun, rekornya melawan mantan klub semakin buruk: hanya empat kemenangan dari 15 pertemuan, tanpa kemenangan dalam delapan duel terakhir.
Sementara itu, Benfica kembali melanjutkan catatan buruk mereka melawan klub Inggris. Dalam sembilan laga terakhir, As Aguias gagal meraih kemenangan (3 imbang, 6 kalah).
Man of the Match: Moises Caicedo
Moises Caicedo tampil luar biasa di lini tengah Chelsea. Pemain 23 tahun itu mencatat delapan tekel sukses dan memenangi 10 duel, terbanyak di laga ini. Performa solidnya menjadi penentu kokohnya pertahanan Chelsea sepanjang pertandingan.
Statistik Pertandingan Chelsea vs Benfica
Penguasaan Bola: Chelsea 56% – 44% Benfica
Tembakan: Chelsea 8 – 9 Benfica
Tembakan Tepat Sasaran: Chelsea 3 – 3 Benfica
Sepak Pojok: Chelsea 3 – 5 Benfica
Pelanggaran: Chelsea 13 – 14 Benfica
Jadwal Pertandingan Berikutnya:
Chelsea akan menghadapi laga berat kontra Liverpool di Stamford Bridge pada akhir pekan ini dalam lanjutan Premier League. Sementara Benfica akan bertandang ke markas Porto untuk duel klasik di Primeira Liga. (*)
Editor : Niklaas Andries