Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Taekwondo Banyuwangi Borong 36 Medali di Kejurprov Jatim 2025, Peringkat 9 Bikin Bangga!

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 1 Oktober 2025 | 12:10 WIB
Atlet taekwondo Banyuwangi saat turun di kelas Kyorugi di Kejurprov Pelajar Taekwondo Jatim 2025 di GOR Ken Arok, Malang, pada 25–29 September.
Atlet taekwondo Banyuwangi saat turun di kelas Kyorugi di Kejurprov Pelajar Taekwondo Jatim 2025 di GOR Ken Arok, Malang, pada 25–29 September.

RADARBANYUWANGI.ID - Tim Taekwondo Banyuwangi berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Kejurprov Pelajar Taekwondo Jawa Timur 2025 yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, pada 25–29 September.

Dari 40 atlet yang berlaga, mulai jenjang SD hingga SMA, kontingen Banyuwangi sukses membawa pulang 36 medali dengan rincian 10 emas, 10 perak, dan 16 perunggu.

Dengan raihan tersebut, Banyuwangi berhasil menempati peringkat ke-9 klasemen umum dari seluruh kontingen yang ikut serta.

Dari 10 medali emas yang diraih, di antaranya dipersembahkan oleh Qanita Zelin L (Blambangan TC) di nomor Kyorugi Pra Kadet B Putri, Jacinda Putri (Blambangan TC) di Kyorugi Pra Kadet C Putri, dan Cameo Amira P (Blambangan TC) di Kyorugi Junior Putri.

Selain itu, 10 medali perak diraih melalui penampilan Obaja Sarjono Sidabutar dari SMKN DU pada kategori Kyorugi Senior Putra, Nayla Oktavia Rusniawati (GTC), Amirah Assegaf (TAKA Fighter), serta tiga atlet dari VJTC yakni Chesya, Taniya, dan Rizka.

Tambahan perak juga diperoleh lewat Gita Febrillia Wasis Putri (MPTC), Rayyan Alghautsi (Hero TC), Jason Riyanto (Hero TC), dan Muhammad Kamil (TAKA Fighter).

Kemudian, 16 medali perunggu antara lain disumbangkan oleh Chandra (Blambangan TC) di kategori Kyorugi Cadet Putra, Pasha Ramadhani (Blambangan TC) di Kyorugi Junior Putri, serta Malikoes R. Argani (Blambangan TC) di Kyorugi Cadet Putra.

Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Banyuwangi, Satrio Bintang Johar mengatakan, hasil ini memberikan harapan pada regenerasi atlet taekwondo di Banyuwangi.

Hasil di Malang menjadi motivasi bagi TI Banyuwangi untuk terus melakukan pembinaan berjenjang dari tingkat SD hingga SMA.

“Target kami bukan hanya prestasi jangka pendek, tapi juga menyiapkan generasi atlet taekwondo Banyuwangi yang bisa bersaing di level nasional, bahkan internasional,” jelasnya.

Satrio mengatakan, capaian peringkat 9 di tingkat provinsi mungkin cukup jauh dari juara umum.

Namun jika melihat sebagian besar atlet yang turun merupakan wajah-wajah baru, hal itu menjadi optimisme baginya untuk melihat potensi atlet Banyuwangi ke depan.

“Kami bersyukur atas capaian ini. Banyuwangi mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur dengan membawa pulang 36 medali. Yang lebih membanggakan, sebagian besar atlet yang tampil adalah atlet baru, sehingga ini menjadi modal berharga untuk pembinaan jangka panjang,” tandasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#taekwondo #malang #banyuwangi #Kejurprov Jatim