Pelatih Benfica, Jose Mourinho, memberikan pandangan menarik tentang Chelsea asuhan Enzo Maresca menjelang laga sengit Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (1/10/2025).
Kunjungan ini menjadi yang kedelapan bagi Mourinho ke markas Chelsea sejak dirinya meninggalkan klub pada September 2007. Kali ini, ia kembali dengan status baru sebagai pelatih Benfica untuk periode keduanya.
Sementara itu, Chelsea masih berkutat dengan performa inkonsisten. Dalam lima pertandingan terakhir, The Blues hanya mencatatkan satu kemenangan, yakni ketika menyingkirkan Lincoln City pada putaran ketiga EFL Cup.
Kondisi ini memicu rumor soal masa depan Maresca. Namun, sang pelatih Italia menepis isu tersebut dengan tegas. Dalam konferensi pers, ia menyebut keraguan publik sebagai hal “tidak masuk akal”, apalagi Chelsea baru saja menjuarai Piala Dunia Antarklub dua bulan lalu.
Mourinho Sindir Era Boehly, Puji Sentuhan Maresca
Mourinho mengungkapkan kekagumannya terhadap Maresca yang mampu menata ulang Chelsea setelah masa sulit di bawah kepemilikan Todd Boehly dan Clearlake Capital.
“Ada perubahan besar dengan investasi gila-gilaan. Beberapa tahun terakhir, Chelsea seperti kehilangan arah — terlalu banyak pemain, terlalu banyak uang, tim tanpa filosofi jelas. Bagi pecinta klub, itu masa-masa sulit,” ujar Mourinho.
Ia melanjutkan, Maresca perlahan menyatukan potongan puzzle Chelsea. Trofi Liga Konferensi Eropa musim lalu dianggap Mourinho sebagai titik balik penting yang menanamkan budaya juara bagi The Blues.
“Jika tidak bisa menjuarai Liga Inggris, setidaknya Anda tetap meraih trofi. Mereka berhasil menjuarai Liga Konferensi, lalu pulang dari Amerika Serikat dengan emblem besar di dada. Sekarang, mereka punya tim yang benar-benar bagus,” tambahnya.
Duel Penentu di Stamford Bridge
Mourinho sendiri memulai kiprahnya bersama Benfica dengan cukup baik, mengoleksi tujuh poin dari tiga laga liga domestik. Namun, perjalanannya di Liga Champions belum mulus.
Benfica kalah 2-3 dari Qarabag FK pada laga perdana fase grup, hasil yang langsung berujung pada pemecatan Bruno Lage.
Di sisi lain, Chelsea juga gagal meraih poin di laga pembuka usai kalah 1-3 dari Bayern Munchen. Situasi ini membuat laga di Stamford Bridge menjadi krusial. Baik Benfica maupun Chelsea sama-sama berisiko hanya mengincar tiket playoff jika kembali gagal meraih kemenangan. (*)
Editor : Niklaas Andries