Emil Audero Cedera Saat Pemanasan
Kabar buruk datang dari Italia. Emil Audero Mulyadi, penjaga gawang utama Timnas Indonesia, harus batal tampil membela Cremonese melawan mantan klubnya, Como 1907, pada lanjutan Serie A 2025-2026 di Stadion Sinigaglia, Sabtu (27/9) malam WIB.
Padahal, nama Emil sudah tercatat dalam starting XI Cremonese dan laga itu seharusnya menjadi penampilan kelimanya di kasta tertinggi Liga Italia musim ini.
Namun, menurut laporan Tutto Mercato, kiper kelahiran Mataram itu terpaksa menghentikan sesi pemanasan karena mengalami masalah pada ototnya.
Pelatih Cremonese pun mengambil langkah cepat dengan menarik Emil Audero dan menggantikannya dengan Marco Silvestri. Alhasil, Emil hanya duduk di bangku cadangan ketika laga berakhir dengan skor imbang 1-1.
Performa Apik yang Terhenti
Absennya Emil tentu jadi kerugian besar bagi Cremonese. Sang kiper sedang berada dalam performa gemilang setelah pindah dari Palermo musim lalu. Dari empat laga Serie A sebelumnya, Emil mencatatkan dua clean sheet dan hanya kebobolan tiga gol, termasuk saat timnya mengalahkan AC Milan 2-1.
Timnas Indonesia Cemas Jelang FIFA Matchday
Baca Juga: Rahasia Prompt Gemini AI untuk Edit Foto Romantis Bareng Pasangan, Hasilnya Bikin Baper!
Cedera Emil bukan hanya merugikan Cremonese, tapi juga membuat Timnas Indonesia dalam kondisi waspada. Sebab, FIFA Matchday Oktober 2025 tinggal hitungan hari lagi.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Arab Saudi (8 Oktober) dan Irak (11 Oktober) di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Emil sendiri selalu jadi pilihan utama pelatih Patrick Kluivert sejak Juni lalu. Ia tampil saat Indonesia menang atas Tiongkok (1-0), kalah dari Jepang (0-6), serta mencatatkan dua clean sheet melawan Taiwan (6-0) dan Lebanon (0-0) pada FIFA Matchday September.
Situasi makin rumit karena kiper Indonesia lainnya, Maarten Paes, juga masih dalam masa pemulihan setelah absen dua bulan akibat cedera bersama FC Dallas.
Cedera mendadak Emil Audero menjadi alarm bahaya bagi Timnas Indonesia. Jika kondisinya tak segera pulih, Garuda bisa kehilangan kiper andalan tepat di fase krusial menuju Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries