Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Skandal Besar! Profil 7 Pemain Naturalisasi Malaysia yang Disanksi FIFA: FAM Kena Denda Rp 7,3 Miliar

Niklaas Andries • Sabtu, 27 September 2025 | 22:55 WIB

SANKSI FIFA: Timnas Malaysia kena sanksi FIFA atas 7 pemain naturalisasinya
SANKSI FIFA: Timnas Malaysia kena sanksi FIFA atas 7 pemain naturalisasinya
RADARBANYUWANGI.ID - Sepak bola Malaysia tengah diguncang skandal besar setelah tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia terbukti menggunakan dokumen palsu dalam proses verifikasi keturunan. FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan serta denda individu sebesar CHF 2.000 (sekitar Rp 43 juta).

Tak hanya itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga harus menanggung denda berat mencapai CHF 350.000 (sekitar Rp 7,3 miliar). Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi proyek naturalisasi Harimau Malaya yang tengah dipersiapkan jelang Piala Asia 2027.

Daftar 7 Pemain Naturalisasi Malaysia yang Disanksi FIFA

1. Gabriel Felipe Arrocha (Brasil)

Gelandang bertahan asal Brasil ini baru saja bergabung dengan skuad Malaysia pada awal 2025. Ia diproyeksikan memperkuat lini tengah Harimau Malaya yang dikenal rapuh. Sayangnya, impian tersebut sirna setelah status naturalisasinya dinyatakan tidak sah.

2. Facundo Tomas Garces (Argentina)

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Serahkan 7 Mobil Ambulans Baru untuk Puskesmas, Layanan Kesehatan Kian Tanggap

Bek tangguh berusia 26 tahun ini sempat bermain di Deportivo Alaves setelah lebih dari 100 laga bersama Colon di Argentina. Garces mencuri perhatian ketika debut melawan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027, namun klaim keturunan buyut Malaysia yang diajukan ternyata tidak valid.

3. Rodrigo Julian Holgado (Argentina)

Striker andalan Gimnasia y Esgrima La Plata ini digadang-gadang bakal menjadi solusi lini depan Malaysia. Tetapi, harapan itu runtuh setelah FIFA membatalkan naturalisasinya dan menjatuhkan skorsing 12 bulan.

4. Imanol Javier Machuca (Argentina)

Winger FC Dallas berusia 25 tahun ini sempat menunjukkan performa menjanjikan dalam laga uji coba Malaysia. Namun, kasus dokumen palsu membuat kiprahnya terhenti sebelum benar-benar berkontribusi besar.

5. Joao Vitor Brandao Figueiredo (Brasil)

Penyerang İstanbul Basaksehir berusia 28 tahun diyakini bisa membawa pengalaman Eropa untuk Harimau Malaya. Akan tetapi, FIFA menyatakan dokumen keturunan yang diajukan tidak valid, membuat statusnya dibatalkan.

6. Jon Irazabal Iraurgui (Spanyol)

Bek kiri SD Amorebieta ini semula diharapkan memperkuat sektor pertahanan Malaysia. Namun, klaim keturunannya ditolak FIFA sehingga ia ikut terkena skorsing.

7. Hector Alejandro Hevel Serrano (Belanda/Spanyol)

Gelandang kreatif FC Cartagena ini pernah memperkuat Timnas U-19 Belanda. Malaysia berharap Hevel bisa jadi motor serangan, tapi FIFA menemukan indikasi pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasinya.

Dampak Besar untuk Sepak Bola Malaysia

Hilangnya tujuh pemain impor ini membuat proyek besar Malaysia menuju Piala Asia 2027 berantakan. Publik sepak bola Negeri Jiran menilai FAM gegabah dalam melakukan naturalisasi tanpa verifikasi ketat.

Selain kehilangan amunisi utama, FAM kini harus menghadapi kerugian finansial besar sekaligus menanggung malu di mata internasional.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi negara-negara lain yang tengah mengandalkan pemain naturalisasi: prosesnya harus transparan, sah, dan sesuai regulasi FIFA.

Harimau Malaya Harus Berbenah

Dengan runtuhnya proyek naturalisasi, Malaysia kini tak punya pilihan selain kembali mengandalkan talenta lokal. Skandal ini bisa menjadi momentum introspeksi FAM untuk memperbaiki strategi pengembangan pemain, sekaligus menyelamatkan marwah sepak bola Malaysia di kancah global. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#timnas malaysia #FIFA #skandal #sanksi fifa #pemain naturalisasi #fam