RADARBANYUWANGI.ID - Akhir pekan ini, Sirkuit Motegi, Jepang, menjadi saksi pertarungan besar MotoGP 2025.
Francesco “Pecco” Bagnaia datang dengan misi pribadi, yakni mengakhiri paceklik podium yang sudah berlangsung sepuluh balapan beruntun.
Di sisi lain, rekan setimnya di Ducati Lenovo, Marc Marquez, hanya tinggal selangkah lagi memastikan gelar juara dunia musim ini.
Bagnaia dalam Tekanan
Sejak kemenangan tunggalnya di MotoGP Amerika Serikat, Bagnaia kesulitan menemukan konsistensi.
Dengan 237 poin, posisinya di klasemen sementara hanya berada di urutan ketiga.
Ancaman datang dari Marco Bezzecchi (Aprilia) yang hanya terpaut delapan poin.
Jika tak segera bangkit, Bagnaia bisa kehilangan posisi podium klasemen.
Marquez Nyaris Pastikan Gelar
Situasi berbeda dialami Marc Marquez.
Dengan catatan 512 poin, ia unggul 182 poin dari adiknya, Alex Marquez, yang menempati peringkat kedua.
Performa impresifnya terlihat jelas, 11 kemenangan dari 16 balapan dan 14 kemenangan Sprint Race musim ini.
Tak berlebihan jika Bagnaia menyebut musim ini “seperti kejuaraan tanpa rival.”
Menurut Bagnaia, kunci dominasi Marquez ada pada kemampuannya memaksimalkan Ducati Desmosedici GP25.
Motor itu disebutnya hanya bisa dikendalikan 100 persen oleh Marquez, menjadikannya pembalap nyaris tak tersentuh di lintasan.
Pujian dari Rival
Tidak hanya Bagnaia, Fabio Quartararo juga mengakui kualitas luar biasa Marquez.
Quartararo menyebut, performa Marquez musim ini adalah kombinasi kekuatan mental dan keterampilan balap tingkat tinggi.
“Nilainya 10 dari 10,” ujarnya.
Persaingan Klasemen MotoGP 2025
1. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) – 512 poin
2. Alex Marquez (Ducati Gresini) – 330 poin
3. Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – 237 poin
4. Marco Bezzecchi (Aprilia) – 229 poin
Dengan keunggulan besar, Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia pertamanya bersama Ducati di MotoGP Jepang.
Editor : Lugas Rumpakaadi