Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Max Verstappen Raih Grand Slam di GP Azerbaijan 2025, Red Bull Kembali ke Jalur Persaingan Gelar F1

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 23 September 2025 | 10:55 WIB
Max Verstappen raih Grand Slam di F1 GP Azerbaijan 2025.
Max Verstappen raih Grand Slam di F1 GP Azerbaijan 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Formula 1 musim 2025 kembali menghadirkan drama menarik setelah Max Verstappen mencatatkan kemenangan gemilang di Grand Prix Azerbaijan.

Pebalap Red Bull asal Belanda itu sukses meraih “Grand Slam” keenam sepanjang kariernya, menguasai pole position, mencatatkan fastest lap, memimpin seluruh lap balapan, dan akhirnya finis sebagai juara.

Kemenangan di Baku menjadi yang kedua secara beruntun bagi Verstappen sekaligus memperkecil jarak dengan pemimpin klasemen sementara, Oscar Piastri.

Dengan tambahan poin penuh, Verstappen kini memangkas defisit hingga 35 poin.

Situasi ini membuat perbincangan mengenai peluang Red Bull dalam perebutan gelar juara dunia kembali mengemuka.

Suntikan Moral Besar untuk Red Bull

Laurent Mekies, salah satu petinggi Red Bull Racing, menilai hasil di Azerbaijan menjadi dorongan besar bagi tim.

Ia menyebut kemenangan Verstappen meningkatkan rasa percaya diri dan membuka peluang untuk lebih berani mengambil risiko di balapan berikutnya.

“Benar, rasa percaya diri meningkat. Jadi kami bisa mencoba hal-hal baru, mengambil risiko lebih, dan berusaha membuka potensi waktu lap lebih banyak,” ungkap Mekies.

Meski demikian, ia menegaskan fokus utama Red Bull bukan sekadar menandingi McLaren atau Mercedes, melainkan terus mengembangkan performa internal tim.

“Kami berkonsentrasi pada diri kami sendiri. Kami ingin melihat mobil berkembang di beberapa area. Jika berhasil, tentu akan bagus melawan McLaren maupun Mercedes,” tambahnya.

McLaren Tergelincir, Verstappen Bangkit

Balapan di Baku juga menjadi titik balik bagi perebutan gelar.

Oscar Piastri terpaksa keluar sejak lap pertama, sementara rekan setimnya, Lando Norris, hanya mampu finis di posisi ketujuh.

Hasil ini memberi keuntungan besar bagi Verstappen untuk kembali memangkas jarak.

Namun, Red Bull tetap menekankan pendekatan “race by race”.

Mekies menegaskan bahwa tim tidak ingin terlena dengan perhitungan klasemen.

“Kami tidak melihat klasemen sebagai patokan utama. Yang penting adalah memahami mobil, membuka potensi waktunya, dan melangkah selangkah demi selangkah,” katanya.

Menuju Seri Singapura: Ujian Berikutnya

Setelah kemenangan penting di Azerbaijan, rombongan Formula 1 akan bertolak ke Singapura untuk seri ke-18 musim ini.

Karakteristik sirkuit Marina Bay yang menuntut daya tahan fisik pebalap serta efisiensi mobil akan menjadi ujian nyata apakah tren positif Red Bull bersama Max Verstappen dapat terus berlanjut.

Jika Red Bull mampu mempertahankan performa dan konsistensi, perebutan gelar juara dunia F1 2025 dipastikan akan kembali terbuka lebar.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#max verstappen #formula 1 #azerbaijan #mercedes #red bull #mclaren #f1