Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Oscar Piastri Gagal Finis di Azerbaijan, Perebutan Gelar F1 2025 Semakin Sengit

Lugas Rumpakaadi • Senin, 22 September 2025 | 08:55 WIB
Oscar Piastri alami kecelakaan di F1 GP Azerbaijan 2025.
Oscar Piastri alami kecelakaan di F1 GP Azerbaijan 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Grand Prix Azerbaijan 2025 menjadi akhir pekan yang penuh drama bagi Oscar Piastri.

Pembalap muda McLaren asal Australia itu mengalami kecelakaan pada lap pertama, sehingga gagal melanjutkan balapan.

Insiden tersebut sekaligus menghentikan catatan impresifnya dengan 34 balapan beruntun selalu meraih poin.

Start Buruk dan Insiden di Tikungan 5

Piastri memulai balapan dari posisi kesembilan.

Namun, start yang buruk membuatnya langsung kehilangan banyak posisi.

Mobilnya sempat mengalami masalah anti-stall yang membuatnya merosot ke barisan belakang.

Petaka datang di Tikungan 5 ketika ia mengunci rem dan menabrak pembatas di sisi luar.

Bendera kuning pun dikibarkan, memaksa Alex Albon dan Esteban Ocon melakukan pit stop cepat untuk mengganti ban.

Pengamat Sky Sports, Karun Chandhok, menilai insiden itu terjadi karena kesalahan teknis dari Piastri.

“Dia baru saja terkunci dan langsung menabrak pembatas. Saya tidak ingat ada yang menabrak bagian itu sepanjang akhir pekan,” ujarnya.

Potensi Penalti Jump Start

Selain kecelakaan, Piastri juga dicatat melakukan jump start atau melompat saat lampu start padam.

Biasanya, pelanggaran ini berujung penalti drive-through yang berdampak besar pada hasil balapan.

Beruntung, hukuman tersebut tidak akan terbawa ke seri berikutnya di Grand Prix Singapura.

Dampak pada Perebutan Gelar

Kegagalan finis di Baku ini menjadi pukulan telak bagi Piastri dalam perebutan gelar juara dunia F1 2025.

Ia datang ke Azerbaijan dengan keunggulan 31 poin atas rekan setimnya, Lando Norris.

Namun, jika Norris mampu memanfaatkan kesempatan dan finis terdepan, selisih itu bisa terpangkas menjadi hanya enam poin.

Artinya, peluang Norris semakin terbuka untuk mengejar titel musim ini.

Persaingan internal McLaren pun dipastikan akan semakin sengit di seri-seri mendatang.

Akhir Pekan Berat untuk McLaren

Secara keseluruhan, GP Azerbaijan menjadi akhir pekan yang sulit bagi McLaren.

Piastri sudah lebih dulu bermasalah sejak sesi latihan Jumat dengan isu power unit.

Lalu, di babak kualifikasi, ia kembali terjebak dalam kecelakaan.

Setelah kualifikasi, Piastri sempat mengaku lebih percaya diri dengan mobilnya, meski masih kesulitan menyatukan performa terbaik.

“Sedikit perbedaan saja bisa membuat hasil yang sangat besar. Saya kecewa dengan penampilan saya, tapi potensinya ada,” kata Piastri kepada Sky Sports.

Insiden di Azerbaijan menjadi pengingat bahwa konsistensi di Formula 1 tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga ketenangan dan presisi.

Rekor impresif Oscar Piastri akhirnya terhenti, sementara Lando Norris mendapat momentum untuk mempersempit jarak dalam perebutan gelar.

Drama di Baku memastikan bahwa musim F1 2025 masih akan penuh ketegangan hingga seri-seri terakhir.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Oscar Piastri #formula 1 #azerbaijan #lando norris #f1