RADARBANYUWANGI.ID - Kualifikasi Formula 1 Grand Prix Azerbaijan 2025 menghadirkan tontonan penuh ketegangan dengan rekor enam kali bendera merah.
Dari kekacauan yang terjadi di sirkuit jalan raya Baku, Max Verstappen berhasil mengamankan pole position, menyingkirkan Carlos Sainz yang nyaris membuat kejutan besar.
Piastri Jadi Korban, Red Flag Hiasi Jalannya Sesi
Sejak Q1, drama sudah dimulai ketika Alex Albon (Williams) menabrak dinding di Tikungan 1.
Insiden berlanjut dengan Pierre Gasly, Esteban Ocon, hingga Nico Hulkenberg yang juga menyentuh pembatas di sektor berbeda.
Bahkan Franco Colapinto (Alpine) memperpanjang daftar pebalap yang memicu red flag di tikungan 4.
Masuk ke Q2, Lewis Hamilton tak mampu tampil maksimal.
Juara dunia tujuh kali itu gagal menyatukan lap sempurna dan harus puas start dari posisi ke-12, bahkan tertinggal dari Fernando Alonso.
Duel Sengit di Q3
Pertarungan sesungguhnya terjadi di Q3. Sainz, Liam Lawson, dan Isack Hadjar lebih dulu mencatatkan waktu.
Namun hujan rintik dan kecelakaan Charles Leclerc di Tikungan 15 membuat sesi kembali terhenti.
Saat bendera hijau dikibarkan, Verstappen dan Lando Norris langsung mencatat sektor tercepat.
Tetapi Oscar Piastri justru kehilangan kendali di Tikungan 3, menabrak dinding, dan memicu red flag keenam.
Dengan kondisi lintasan yang semakin licin, Verstappen tetap mampu mencatat waktu impresif 1 menit 41,117 detik, unggul hampir setengah detik dari Sainz.
Lawson melengkapi posisi tiga besar dengan performa solid.
Susunan 10 Teratas
1. Max Verstappen (Red Bull)
2. Carlos Sainz (Williams)
3. Liam Lawson (Racing Bulls)
4. Kimi Antonelli (Mercedes)
5. George Russell (Mercedes)
6. Yuki Tsunoda (Red Bull)
7. Lando Norris (McLaren)
8. Isack Hadjar (Racing Bulls)
9. Oscar Piastri (McLaren)
10. Charles Leclerc (Ferrari)
Selain Hamilton yang terhenti di Q2, beberapa nama lain seperti Gabriel Bortoleto, Lance Stroll, dan Ollie Bearman juga kesulitan menembus papan atas.
Bearman bahkan gagal mencatatkan waktu setelah menabrak keluar Tikungan 2.
Dengan Verstappen kembali start terdepan, Sainz berada di posisi ideal untuk menantang Red Bull.
Namun, kondisi lintasan Baku yang terkenal tricky berpotensi menghadirkan balapan penuh kejutan.
Editor : Lugas Rumpakaadi