Krisis bisa memaksa Aston Villa melepas bintang muda mereka, Morgan Rogers, pada bursa transfer musim panas 2026. Tekanan aturan profit and sustainability rules (PSR) membuat manajemen Villa berada dalam posisi sulit, bahkan berpotensi kehilangan salah satu aset terpentingnya.
Manajer Unai Emery menghadapi masalah ganda. Di satu sisi, performa Villa di Premier League sangat mengecewakan dengan catatan 0 kemenangan dari 4 laga.
Hasil imbang 0-0 melawan Everton pada Sabtu (13/9) semakin memperpanjang paceklik gol mereka, sekaligus menempatkan The Villans di posisi ke-19 klasemen dengan hanya dua poin.
Di sisi lain, laporan Football Insider menyebut bahwa Villa bisa saja terpaksa menjual Rogers untuk menghindari sanksi PSR. Klub-klub besar seperti Tottenham Hotspur dan Chelsea dikabarkan siap mengintai peluang jika sang winger benar-benar dilepas.
Mengapa Morgan Rogers Jadi Kunci Aston Villa?
Walau belum mencetak gol atau assist musim ini, kontribusi Rogers di musim 2024/25 membuktikan pentingnya peran dia. Dengan torehan 8 gol dan 10 assist, Rogers bahkan jadi pencetak assist terbanyak di skuad Villa.
Keunggulan Rogers terletak pada kemampuannya membawa bola dengan cepat dan mengkreasi peluang, baik melalui serangan balik maupun saat menguasai bola dalam jangka panjang.
Situasi ini makin vital mengingat striker utama, Ollie Watkins, akan berusia 30 tahun pada Desember mendatang. Jika Villa sampai kehilangan Watkins dan Rogers dalam waktu berdekatan, beban rekonstruksi lini depan akan menjadi tantangan besar.
Solusi Unai Emery untuk Lini Serang Villa
Villa kini menyandang predikat tidak menyenangkan: satu-satunya tim dari empat divisi teratas Inggris yang belum mencetak gol musim ini.
Saat menghadapi Everton, John McGinn dan Emiliano Buendia dimainkan di sisi sayap. Namun keduanya bukan tipe pemain cepat maupun kreatif, sehingga serangan Villa terasa tumpul.
Rekrutan anyar Harvey Elliott diproyeksikan sebagai solusi di sektor kanan. Walau bukan pelari cepat, kemampuan kombinasi dan visi bermainnya bisa memberi dimensi baru di lini depan.
Selain itu, striker muda Evann Guessand juga punya peran penting. Mobilitasnya dalam melakukan pergerakan tanpa bola mampu membuka ruang bagi rekan-rekan setim, serta menambah variasi serangan yang dibutuhkan Emery. (*)
Editor : Niklaas Andries