Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Peringkat FIFA Tipis, Timnas Indonesia Wajib Buktikan Diri Saat Hadapi Lebanon

Niklaas Andries • Minggu, 7 September 2025 | 22:00 WIB

UJIAN BERAT: Peringkat FIFA tipis Lebanon bakal jadi ujian nyata bagi skuad timnas Indonesia
UJIAN BERAT: Peringkat FIFA tipis Lebanon bakal jadi ujian nyata bagi skuad timnas Indonesia
RADARBANYUWANGI.ID- Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 5 dan 8 September 2025. Setelah mengalahkan China Taipei di laga perdana, skuad Garuda kini bersiap menghadapi lawan yang lebih tangguh, yakni Lebanon.

Uji coba internasional ini menjadi bagian penting persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Patrick Kluivert dituntut memastikan strategi racikannya mampu bersaing menghadapi tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak demi satu tiket ke Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.

Lebanon Jadi Ujian Ideal

Lebanon bisa dibilang lawan yang pas untuk mengukur kekuatan Timnas Indonesia. Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, Lebanon menempati posisi 112, hanya terpaut enam tingkat di atas Indonesia yang berada di peringkat 118 dunia.

Skuad berjuluk The Cedars ini tengah menunjukkan performa impresif di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Dilatih oleh Miodrag Radulović asal Montenegro, Lebanon belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir. Mereka mencatat kemenangan atas Brunei Darussalam (5-0) dan Oman (1-0), serta menahan imbang Yaman 0-0 di kandang lawan.

Tak hanya itu, Lebanon juga mengejutkan publik sepak bola Asia dengan menumbangkan juara Piala Asia 2024, Qatar, dengan skor 1-0 dalam laga persahabatan di Stadion Internasional Khalifa pada 24 Agustus lalu.

Tantangan untuk Kluivert dan Garuda

Pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, menilai duel melawan Lebanon wajib dimanfaatkan maksimal oleh Kluivert. Menurutnya, ini kesempatan tepat untuk menurunkan formasi terbaik sekaligus menguji konsistensi permainan tim.

“Patrick Kluivert harus bisa menjadikan laga kontra Lebanon sebagai simulasi sebelum menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia perlu memperbaiki lini depan yang masih lemah, khususnya bagaimana memadukan pemain baru seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra,” ujar Gusnul.

Dengan modal kemenangan besar atas China Taipei, Timnas Indonesia diharapkan bisa tampil lebih solid melawan Lebanon dan menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan yang lebih berat di kualifikasi mendatang. (*)

Editor : Niklaas Andries
#FIFA Matchday 2025 #Piala Dunia #patrick kluivert #timnas indonesia #lebanon #peringkat fifa