RADARBANYUWANGI.ID - Guenther Steiner kembali ke dunia manajemen motorsport dengan langkah besar.
Setelah meninggalkan posisinya sebagai bos tim Haas F1 pada awal 2024, Steiner kini diumumkan sebagai CEO konsorsium yang akan mengambil alih tim Red Bull KTM Tech3 di ajang MotoGP.
Perubahan struktur ini dijadwalkan berlaku penuh mulai musim 2026.
Steiner bukanlah nama asing dalam dunia balap.
Ia memulai kariernya sebagai insinyur reli pada 1980-an, kemudian naik ke level manajerial hingga akhirnya memimpin Haas sejak debut mereka di Formula 1 pada 2016.
Pasca digantikan Ayao Komatsu, Steiner aktif sebagai komentator, pundit, dan duta balapan, termasuk untuk Miami Grand Prix.
Kini, langkah barunya menandai kembalinya ke arena kompetitif, kali ini di MotoGP.
Dalam proyek ini, Steiner berkolaborasi dengan Richard Coleman, veteran tur mobil dan pakar manajemen olahraga, yang ditunjuk sebagai Team Principal menggantikan Herve Poncharal.
Poncharal sendiri, pendiri Tech3, akan beralih menjadi konsultan setelah musim 2025 berakhir.
Steiner menyebut peluang ini sebagai kesempatan luar biasa untuk mengembangkan potensi Tech3 yang sudah memiliki sejarah kuat di MotoGP.
Ia berkomitmen membawa tim ke level baru, menjangkau audiens yang lebih luas, serta menjaga warisan yang telah dibangun Poncharal.
Langkah ini tidak hanya menandai fase baru bagi Steiner, tetapi juga membuka babak segar bagi MotoGP dengan hadirnya figur berpengalaman dari Formula 1.
Transformasi Tech3 diyakini akan memperkaya dinamika kompetisi, sekaligus memperkuat daya tarik olahraga balap motor di kancah global.
Editor : Lugas Rumpakaadi