Didatangkan dari Palmeiras pada musim panas lalu dengan mahar fantastis Rp2,02 triliun (£100 juta), wonderkid berusia 18 tahun ini mulai membuktikan kualitasnya.
Meski baru mengoleksi 181 menit bermain di Premier League bersama Chelsea—dengan satu assist gemilang saat mengalahkan West Ham United 5-1—Estevao sebelumnya sempat dikritik karena penyelesaian akhir yang belum konsisten.
Namun, keraguan itu langsung terjawab di Stadion Maracana. Memainkan laga keenamnya bersama Selecao, Estevao membuka keunggulan pada menit ke-38 lewat gol salto spektakuler dari jarak dekat setelah memanfaatkan bola muntah.
Brasil akhirnya menang telak 3-0 atas Chile berkat tambahan gol dari Lucas Paqueta dan Bruno Guimaraes.
Sejarah Baru Estevao di Timnas Brasil
Gol salto tersebut bukan hanya indah, tapi juga bersejarah. Estevao kini resmi masuk daftar 10 pencetak gol termuda sepanjang masa Brasil, menempati posisi kedelapan.
Hebatnya lagi, ia lebih cepat mencetak gol perdana dibanding legenda seperti Neymar, yang butuh waktu 55 hari lebih lama.
Meski begitu, rekor lima besar masih dikuasai oleh nama-nama legendaris seperti Pele, Edu, Ronaldo, Endrick, dan Philippe Coutinho, yang semuanya mencetak gol sebelum usia 18 tahun.
Pelatih Carlo Ancelotti kemudian menarik Estevao di menit ke-66. Menarik ditunggu apakah ia akan kembali diberi kesempatan tampil saat Brasil menghadapi Bolivia pada Rabu (10/9) dini hari WIB.
Fokus Kembali ke Chelsea
Setelah jeda internasional, Estevao akan kembali memperkuat Chelsea yang dijadwalkan menghadapi Brentford di Premier League pada 13 September mendatang. Publik Stamford Bridge tentu berharap performa gemilang di level timnas bisa berlanjut bersama The Blues. (*)
Editor : Niklaas Andries