Sebagai kampiun, Liverpool meraih total £174,9 juta (Rp3,4 triliun). Sementara itu, Southampton yang finis di posisi terakhir hanya mendapatkan £109,2 juta (Rp2,1 triliun).
Dalam pernyataan resminya, Premier League menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari pendapatan hak siar televisi—baik domestik maupun internasional—serta kerja sama komersial.
Skema Distribusi Dana Premier League
Baca Juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari Ini Tembus Rp2 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya!
Pembagian hadiah dilakukan melalui tiga sumber utama: hak siar domestik, hak siar internasional, dan pendapatan komersial.
Hak Siar Domestik
1. Equal Share
Setiap klub memperoleh bagian sama rata sebesar £29,8 juta (Rp580 miliar). Total yang dibagikan mencapai £596 juta.
2. Facility Fees
Baca Juga: Mitos Minyak Bintang Dayak, Ilmu Magis yang Mampu Bangkitkan Orang Mati
Besaran dana ditentukan dari jumlah pertandingan yang disiarkan langsung di Inggris. Liverpool menjadi tim dengan jumlah siaran terbanyak (30 laga) dan meraih £24,9 juta (Rp484 miliar). Ipswich Town hanya tampil beberapa kali di layar kaca dan memperoleh £8,9 juta (Rp173 miliar).
Manchester United, meski finis di posisi ke-15, tetap disiarkan 28 kali dan menerima £23,4 juta (Rp455 miliar). Total dana facility fees yang dibagikan adalah £338,8 juta.
3. Merit Payment
Dana ini bergantung pada posisi klasemen akhir. Liverpool sebagai juara mengantongi £32,3 juta (Rp628 miliar). Southampton sebagai juru kunci hanya membawa pulang £1,6 juta (Rp31 miliar). Total dana merit mencapai £338,8 juta.
Hak Siar Internasional
1. Equal Share
Semua klub menerima bagian sama besar, yaitu £59,2 juta (Rp1,1 triliun), dengan total distribusi £1,184 miliar.
2. Merit Payment
Liverpool mendapatkan £20,8 juta (Rp404 miliar). Southampton menerima £1 juta (Rp19 miliar). Total dana yang dibagikan adalah £218 juta.
Catatan: Pendapatan hak siar internasional terbukti jauh lebih besar dibanding domestik.
Pendapatan Komersial
Selain hak siar, Premier League juga membagikan £158 juta (Rp3 triliun) dari sektor sponsor. Dana ini dibagi rata ke seluruh klub, sehingga masing-masing memperoleh £7,9 juta (Rp153 miliar).
Proyeksi Musim Depan: Pendapatan Klub Naik 23 Persen
Premier League memastikan pendapatan klub akan meningkat mulai musim 2025-2026. Hal ini karena kontrak hak siar internasional terbaru mencatat kenaikan sebesar 23 persen dibanding siklus sebelumnya (2022-2023 hingga 2024-2025).
Dengan begitu, nilai distribusi hadiah di musim-musim mendatang dipastikan akan lebih besar. (*)
Editor : Niklaas Andries