Dengan kegagalan ini, pemain berusia 24 tahun itu urung mengikuti jejak rekannya di timnas, Calvin Verdonk, yang lebih dulu merapat ke LOSC Lille.
Sebenarnya, kesepakatan antara Twente dan Stade Brest telah terjalin dengan skema peminjaman selama satu musim disertai opsi pembelian permanen. Namun, proses kepindahan tersebut kandas di detik-detik terakhir akibat keterlambatan dalam tes medis.
“Transfer Mees Hilgers ke Stade Brest gagal di menit-menit akhir. Dokumen rampung tepat waktu, tetapi tidak ada cukup waktu untuk menyelesaikan pemeriksaan medis penuh sesuai ketentuan Federasi Sepak Bola Prancis,” ungkap jurnalis De Telegraaf, Jeroen Kapteijns.
Bursa transfer Ligue 1 resmi ditutup pada Senin (1/9) pukul 20.00 waktu setempat. Hilgers dikabarkan baru tiba di Prancis sekitar 30 menit sebelum tenggat waktu berakhir, sehingga proses administrasi dan tes medis tidak bisa diselesaikan.
Alternatif Transfer Masih Terbuka
Kegagalan ini membuat masa depan Mees Hilgers di Twente kian abu-abu. Sebagian besar bursa transfer liga top Eropa memang sudah tutup, tetapi bek keturunan Indonesia ini masih memiliki opsi lain.
Di Belanda, bursa transfer masih terbuka hingga Selasa malam, sehingga peluang Hilgers pindah ke sesama klub Eredivisie masih ada. Selain itu, ia juga bisa melanjutkan karier di Liga Belgia yang jendela transfernya baru. (*)
Editor : Niklaas Andries