RADARBANYUWANGI.ID - Lando Norris menunjukkan performa luar biasa dengan menyapu bersih sesi latihan bebas Formula 1 menjelang Grand Prix Belanda 2025.
Pebalap McLaren ini mencatatkan waktu terbaik di Free Practice 3 (FP3) dengan keunggulan lebih dari dua persepuluh detik atas rekan setimnya, Oscar Piastri.
Hujan deras semalam membuat trek Zandvoort basah pada awal sesi.
Hal ini menyebabkan mayoritas pebalap menunda keluar pit hingga beberapa menit pertama.
Isack Hadjar akhirnya menjadi pebalap pertama yang mencoba lintasan dengan ban intermediate, sebelum masuk pit kembali setelah menyebut kondisi trek masih “sangat hijau”.
Laju mulai menghangat ketika Kimi Antonelli, Franco Colapinto, dan Gabriel Bortoleto mencatatkan waktu awal.
Lance Stroll yang baru saja memulihkan mobil Aston Martin-nya usai kecelakaan di FP2 tampil berani dengan ban soft, mencetak lap di bawah 1 menit 12 detik.
Fernando Alonso sempat merebut posisi puncak, namun tak lama kemudian Norris menyalip dengan catatan 1 menit 10,262 detik.
Oscar Piastri sempat menggeser Norris ke posisi kedua dengan lap impresif 1 menit 10.120 detik.
Namun, Norris kembali tampil gemilang dalam simulasi kualifikasi di 15 menit terakhir.
Catatan waktunya, 1 menit 08,972 detik, menjadi benchmark yang tak mampu disaingi siapa pun.
Piastri harus puas tertinggal lebih dari dua persepuluh detik dari rekan setimnya, sementara Max Verstappen, sang juara dunia sekaligus tuan rumah, justru terseok dengan gap hampir satu detik dari Norris.
George Russell dan Carlos Sainz berhasil menempatkan diri di depan Verstappen, membuat sang idola masyarakat Belanda hanya menempati posisi kelima.
Drama sempat terjadi ketika Russell hampir bertabrakan dengan Alonso di jalur menuju pit lane.
Kejadian ini langsung masuk investigasi resmi.
Di sisi lain, Charles Leclerc dan Alex Albon menutup posisi tujuh besar, sementara Stroll, Hadjar, dan Alonso melengkapi 10 besar.
Nama besar lain seperti Lewis Hamilton justru kesulitan.
Pebalap Ferrari itu hanya mampu finis di posisi ke-14, dan masih jauh dari ekspektasi.
Editor : Lugas Rumpakaadi