RADARBANYUWANGI.ID - Ajang MotoGP di Sirkuit Balaton Park, Hungaria meninggalkan banyak cerita menarik.
Sirkuit baru ini langsung menjadi saksi lahirnya rekor baru oleh Marc Marquez.
Pembalap Spanyol tersebut mencatat kemenangan sprint race ke-13 dalam kariernya, sekaligus memecahkan catatan sebagai yang tercepat di trek anyar ini.
Karena Balaton Park baru pertama kali digunakan, para pembalap datang dengan kondisi tanpa data.
Banyak tim akhirnya memilih menggunakan setelan dasar motor.
Namun, Marquez tampil cerdas dengan strategi unik.
“Ia mencoba dua konfigurasi gear ratio berbeda, menyesuaikan dengan karakter trek yang pendek dan penuh tikungan mengalir,” ungkap Benny Siswanto, pengamat MotoGP, dalam Podcast Satu Trek Jawa Pos Radar Banyuwangi, Jumat (29/8).
Strategi ini terbukti sukses, membuatnya unggul atas rival terdekatnya, Fabio Di Giannantonio.
Balapan kali ini juga memberi kejutan manis untuk tim VR46.
Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio berhasil meraih podium, menandai sejarah podium ganda pertama untuk tim besutan Valentino Rossi, VR46.
Ditambah lagi, Franco Morbidelli turut memberikan kontribusi besar, membuat VR46 semakin diperhitungkan dalam perebutan klasemen.
Meski Ducati berjaya lewat anak didik VR46, tidak semua pembalap mereka bisa tersenyum.
Francesco "Pecco" Bagnaia harus puas start dari posisi ke-13 dan gagal tampil maksimal.
Kritiknya terhadap performa Ducati kembali jadi sorotan.
Banyak pengamat menilai keluhan Bagnaia tidak pantas, mengingat ia adalah juara dunia dua kali sekaligus pengembang motor andalan Ducati, Desmosedici GP25.
Editor : Lugas Rumpakaadi