RADARBANYUWANGI.ID - Formula 1 kembali ke Belanda akhir pekan ini dengan Circuit Zandvoort menjadi tuan rumah seri ke-15 musim 2025.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, cuaca diperkirakan akan menjadi faktor penting yang bisa mengubah jalannya balapan.
Pada 2023, Max Verstappen sukses menaklukkan lintasan Zandvoort yang diguyur hujan deras di depan publik tuan rumah.
Tahun berikutnya, kondisi cuaca yang tak menentu juga mewarnai sesi latihan dan kualifikasi.
Kini, menjelang GP Belanda 2025, prakiraan cuaca kembali menunjukkan potensi hujan lebat sepanjang akhir pekan.
Sesi latihan pembuka pada Jumat (29/8) akan berlangsung di bawah pengaruh tekanan rendah yang membawa cuaca mendung dengan curah hujan 5–15 mm.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 18–20 derajat Celcius, dengan peluang hujan lebih dari 80 persen.
Trek dipastikan licin dan penuh tantangan sejak awal akhir pekan.
Cuaca pada hari kedua, Sabtu (30/8), tidak banyak berubah.
Awan tebal dan hujan diprediksi kembali mengguyur lintasan.
Suhu udara berkisar 16–18 derajat Celcius dengan hembusan angin dari selatan yang cukup konsisten.
Peluang hujan masih di atas 80 persen, yang berarti sesi kualifikasi bisa berlangsung dramatis dengan strategi ban menjadi penentu utama.
Hari balapan, Minggu (31/8) diperkirakan masih dipengaruhi sistem tekanan rendah.
Hujan berpeluang besar turun saat start dengan suhu sekitar 19 derajat Celcius.
Kondisi angin sedang dari barat daya juga menambah tantangan bagi para pembalap.
Probabilitas hujan mencapai 80 persen, membuat strategi pit stop dan keberanian pembalap menjadi faktor krusial.
Tahun lalu, Lando Norris berhasil mencuri kemenangan di Zandvoort.
Kini, perhatian tertuju pada McLaren yang tengah bersaing ketat di papan klasemen.
Apakah Norris mampu mengulang suksesnya dan memperkecil jarak dengan rekan setimnya, Oscar Piastri?
Ataukah Verstappen kembali menunjukkan dominasinya di kandang sendiri meski lintasan licin oleh hujan?
Cuaca yang tak menentu hampir pasti akan menghadirkan drama baru di GP Belanda 2025.
Kombinasi hujan, angin, dan trek sempit Zandvoort menjanjikan tontonan seru bagi para penggemar Formula 1 di seluruh dunia.
Editor : Lugas Rumpakaadi