Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Fabio Quartararo Ragu Yamaha V4, Inilah Harapan Sang Juara Dunia 2021

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:08 WIB
Fabio Quartararo tunggu debut Yamaha M1 V4 di tes Misano.
Fabio Quartararo tunggu debut Yamaha M1 V4 di tes Misano.

RADARBANYUWANGI.ID - Fabio Quartararo menaruh perhatian penuh pada proyek ambisius Yamaha dalam menghadirkan motor prototipe bermesin V4.

Motor anyar ini digadang-gadang akan menggantikan Yamaha M1 bermesin inline-4 yang selama dua dekade terakhir menjadi andalan pabrikan asal Jepang di ajang MotoGP.

Pebalap asal Prancis itu mengungkapkan, ada syarat penting sebelum Yamaha benar-benar bisa meluncurkan motor V4 ke lintasan balap.

Quartararo menyebut dirinya akan menilai performa motor baru tersebut saat tes resmi Misano pada September mendatang.

Menurut juara dunia MotoGP 2021 itu, motor V4 minimal harus mampu mendekati performa M1 generasi terbaru yang saat ini masih digunakannya.

“Jika saya mencobanya dan selisih waktu putaran kurang dari setengah detik dari M1, saya rasa itu langkah yang bagus. Karena ini pertama kalinya saya menggunakannya,” ujar Quartararo dalam wawancara saat akhir pekan MotoGP Hungaria.

Yamaha sendiri belum merilis data resmi dari uji coba privat mesin V4.

Namun, pihak pabrikan menegaskan motor tersebut harus setidaknya selevel dengan M1 sebelum resmi dipakai pada musim 2026.

Proyek V4 masih dalam tahap awal, sementara mesin inline-4 Yamaha sudah terbukti tangguh dengan catatan gelar juara dunia sejak debutnya pada 2002.

Tes Misano yang digelar 12-14 September setelah MotoGP San Marino dipastikan menjadi momen penting.

Rider penguji Augusto Fernandez akan tampil sebagai wild card untuk pertama kalinya dengan membawa prototipe V4 ke hadapan publik.

Quartararo sendiri membuka peluang untuk menjajalnya di balapan musim ini, bergantung pada hasil evaluasi di tes tersebut.

Ia menegaskan bahwa aspek terpenting dari motor baru adalah tenaga mesin, bukan hanya kecepatan atau kestabilan.

"Kalau mesinnya tidak siap untuk menyalip, Anda tidak akan bisa melakukannya," tegasnya.

Menurutnya, Yamaha harus menghadirkan motor yang benar-benar bisa bersaing di lintasan, bukan sekadar cepat di catatan waktu.

Ia juga mengaku sedikit terkejut karena baru mendapat kesempatan mencoba V4 belakangan ini.

“Saya rasa harusnya saya sudah menguji lebih dulu, tetapi saya bukan orang yang membuat keputusan,” kata Quartararo.

Saat ini Quartararo masih mengandalkan M1 generasi terakhir dengan catatan satu kali podium dan empat kali start dari posisi terdepan, menempatkannya di urutan ke-10 klasemen sementara.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Yamaha V4 1.000cc akan debut pada 2026, meski hanya satu musim sebelum digantikan versi 850cc pada 2027, sesuai regulasi baru MotoGP.

Performa Yamaha V4 akan menjadi titik balik penting.

Bagi Quartararo, motor tersebut menjadi harapan baru untuk kembali bersaing di level teratas MotoGP.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#misano #yamaha #motogp #mesin v4 #fabio quartararo