RADARBANYUWANGI.ID - Pemain timnas voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, akan menjalani laga debut bersama Manisa BBSK di Turki pada Jumat (29/8/2025).
Setelah sukses di Korea Selatan dengan julukan “Megatron”, kini ia siap unjuk gigi di salah satu liga voli paling bergengsi dunia.
Kepindahan Mega ke Turki bukan hanya sejarah baru bagi atlet Indonesia, tapi juga memicu rasa penasaran publik. Pertanyaan terbesar tentu soal berapa gaji Megawati di Turki?
Gaji Fantastis, Tembus Rp4,7 Miliar
Meski belum ada pernyataan resmi klub, berbagai forum voli internasional menyebut Mega bisa meraup US$250.000–US$300.000 per musim atau setara Rp4,7 miliar.
Jika dirinci, ia bisa mengantongi sekitar Rp470 juta per bulan, di luar fasilitas apartemen, transportasi, dan tunjangan tambahan.
Angka ini melonjak lebih dari tiga kali lipat dibanding gajinya saat memperkuat Daejeon Red Sparks Korea Selatan yang hanya US$150.000 (Rp2,4 miliar) per musim.
Bukti Pengakuan Internasional
Manisa BBSK yang berlaga di Kadinlar 1 Ligi (kasta kedua Liga Voli Turki) memang berambisi promosi ke level tertinggi, Sultanlar Ligi.
Mega diproyeksikan sebagai opposite utama, mesin poin yang akan jadi tumpuan tim.
“Digitalisasi bansos ini adalah kemajuan besar. Nanti yang mendaftar akan diterima atau ditolak oleh sistem, bukan petugas. Transparan sekaligus efisien,” ujar Gus Ipul.
Debut Perdana di Benua Biru
Mega dijadwalkan debut dalam laga pramusim melawan Altinordu di Tarik Almis SS, Turki.
Pertandingan yang digelar gratis untuk publik itu akan jadi panggung pembuktian awal sang Megatron.
Kini semua mata tertuju pada aksi perdana Megawati di Eropa.
Mampukah ia langsung menunjukkan taring dan membuktikan bahwa gaji fantastisnya sepadan dengan kualitasnya? (*)
Editor : Ali Sodiqin