Optimisme yang cukup kuat mengingat hasil di leg pertama yang diraih raksasa Swiss itu berhasil membawa modal satu gol di Slovakia pekan lalu. Gol Chris Bedia pada menit ke-15 menjadi penentu kemenangan di Bratislava.
Young Boys mampu tampil agresif dengan tiga tembakan tepat sasaran, lebih banyak satu dibandingkan tuan rumah. Hasil tersebut menandai kembalinya performa tim asal Bern setelah melewati tiga laga tanpa kemenangan dengan 2 imbang dan, 1 kalah.
Sebelumnya, mereka sudah meraih momentum lewat kemenangan besar atas tim kasta bawah Courteletelle di Piala Swiss. Dengan tren positif dan keunggulan tipis di tangan, skuad Giorgio Contini berambisi melangkah ke fase grup kompetisi Eropa untuk ketiga musim beruntun setelah dua musim terakhir tampil di undian Liga Champions.
Young Boys juga punya rekor kandang solid dengan 11 laga kompetitif terakhir tak terkalahkan di Wankdorf dengan 9 kemenangan. Namun, mereka tetap perlu waspada mengingat kekalahan terakhir di kandang datang dari ajang Eropa yakni kalah 0-1 dari Crvena Zvezda musim lalu.
Kondisi fisik Young Boys relatif prima karena tidak bermain di liga akhir pekan lalu. Dimana setelah laga kontra Basel pada pekan keempat sudah digelar lebih awal yakni pada 6 Agustus.
Di kubu Young Boys, Christian Fassnacht dan Facinet Conte masih absen. Chris Bedia hampir pasti kembali jadi ujung tombak setelah mencetak gol penentu di leg pertama.
Belum pasti apakah Joel Monteiro akan mendampinginya atau Ebrima Colley yang mendapat kesempatan. Dua bek muda, Mats Seiler dan Rhodri Smith, juga masih menepi akibat cedera.
Sebaliknya, Slovan Bratislava datang dengan waktu pemulihan lebih singkat usai ditahan imbang 1-1 oleh Michalovce di liga pada Minggu (24/8). Hasil itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan tandang mereka musim ini dengan empat laga termasuk dua di Eropa.
Pasukan Vladimir Weiss sebelumnya sempat memaksakan hasil 2-2 di markas Zrinjski kemudian menang telak di kandang untuk melaju ke babak ketiga kualifikasi Liga Champions. Namun, mereka tersingkir lewat adu penalti dari Kairat dan turun ke jalur Liga Europa.
Melawan Young Boys, yang belum pernah mereka kalahkan, menjadi tantangan berat. Kekalahan pekan lalu membuat Slovan kini telah kalah empat kali dari lima pertemuan terakhir melawan klub Swiss itu.
Mereka harus melawan catatan buruk head-to-head demi menjaga peluang tampil di fase utama kompetisi Eropa untuk musim kedua beruntun.
Di laga kontra Young Boys, Slovan akan menjadikan Sandro Cruz sebagai perhatian utama karena harus menjalani tes kebugaran untuk menentukan kesiapan tampil.
Robert Mak, pencetak gol pembuka di liga akhir pekan lalu, berpeluang masuk starter. David Strelec juga diperkirakan kembali ke susunan inti setelah turun dari bangku cadangan di laga sebelumnya.
Performa Tim
Young Boys di Liga Europa: Menang
Young Boys di semua kompetisi: Menang-Seri-Kalah-Seri-Menang-Menang
Slovan Bratislava di Liga Europa: Kalah
Slovan Bratislava di semua kompetisi: Menang-Kalah-Menang-Menang-Kalah-Seri
Susunan Pemain
Baca Juga: Heboh! Nampan Makan Bergizi Gratis Diduga Mengandung Minyak Babi, Istana Angkat Bicara
Young Boys (4-4-2): Keller; Athekame, Wuthrich, Benito, Hadjam; Males, Fernandes, Raveloson, Monteiro; Colley, Bedia
Slovan Bratislava (4-2-3-1): Takac; Blackman, Kashia, Wimmer, Pokorny; Bajric, Tolic; Barseghyan, Weiss, Mak; Strelec
Prediksi Skor: Young Boys 2-1 Slovan Bratislava
Kemenangan di leg pertama menegaskan dominasi Young Boys dalam pertemuan ini. Dengan dukungan suporter di Bern dan kondisi fisik yang lebih segar, tuan rumah diprediksi kembali meraih hasil positif sekaligus mengunci tiket ke fase utama Liga Europa. (*)
Editor : Niklaas Andries