Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

5 Fakta Veda Ega Pratama, Sang Penerus Marc Marquez dari Indonesia

Lugas Rumpakaadi • Senin, 25 Agustus 2025 | 21:16 WIB
Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia di Red Bull Rookies Cup 2025.
Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia di Red Bull Rookies Cup 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Siapa sangka, seorang anak Indonesia kini jadi pusat perhatian di lintasan balap motor dunia.

Namanya Veda Ega Pratama, pembalap muda berbakat yang berhasil mencuri perhatian publik internasional lewat prestasi gemilang di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.

Veda tidak hanya menjadi harapan baru bagi dunia balap motor Indonesia, tetapi juga dianggap sebagai calon bintang besar masa depan.

Berikut adalah lima fakta menarik tentang dirinya yang wajib diketahui.

Pembalap Indonesia Pertama di 10 Besar Red Bull Rookies Cup

Pada musim 2024, Veda sukses menembus peringkat 10 besar klasemen akhir dengan finis di posisi 8.

Prestasi ini menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berhasil mencapai level tersebut dalam sejarah Red Bull Rookies Cup.

Cetak Sejarah Back to Back Win di Mugello Italia

Jika pada 2024 Veda hanya mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang masuk 10 besar, maka pada 2025 ia melesat lebih jauh.

Veda berhasil meraih dua kemenangan beruntun (back to back) di Sirkuit Mugello, Italia.

Pencapaian bersejarah ini sekaligus menobatkannya sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu menang beruntun di ajang bergengsi Red Bull Rookies Cup.

Karier Balap Dimulai Sejak Usia Dini

Bakat balap Veda muncul sejak kecil.

Ia mengawali karier dengan motocross pada usia 6 tahun, lalu beralih ke road race saat berumur 8 tahun.

Perjalanan panjang ini mendapat dukungan penuh dari ayahnya, Sudarmono, seorang mantan pembalap nasional yang memahami betul dunia balap.

Konsisten Naik Podium di Eropa

Musim 2025 membuktikan konsistensi Veda.

Selain Mugello, ia juga beberapa kali naik podium.

Salah satu momen paling berkesan adalah finis kedua di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, meski balapan berlangsung dalam kondisi hujan deras.

Ketangguhannya di berbagai situasi cuaca menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap kelas dunia.

Disebut Mirip Marc Marquez

Sejak usia 7 tahun, Veda sudah tampil di ajang MiniGP dan menunjukkan kemampuan luar biasa.

Gaya balap agresif serta kecepatan manuvernya membuat banyak orang membandingkannya dengan Marc Marquez, juara dunia MotoGP.

Julukan ini menegaskan bahwa Veda memiliki potensi besar untuk mengikuti jejak legenda tersebut.

Perjalanan Veda Ega Pratama adalah bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi besar di dunia balap motor internasional.

Dengan prestasi yang terus meningkat, bukan mustahil baginya untuk melangkah ke ajang MotoGP di masa depan.

Keberhasilannya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menegaskan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level dunia.

Dari lintasan kecil di Tanah Air hingga panggung Eropa, Veda telah membuka jalan bagi generasi muda berikutnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Red Bull Rookies Cup 2025 #indonesia #mugello #motogp #veda ega pratama