RADARBANYUWANGI.ID - Alexander Isak menolak bermain untuk Newcastle United karena terus berupaya pindah ke Liverpool, memicu kemarahan legenda klub, Alan Shearer, di tengah spekulasi yang terus berkembang.
Musim lalu, Isak menjadi pencetak gol terbanyak kedua Newcastle di Liga Primer setelah Shearer, dengan torehan 23 gol pada musim 2024/25.
Pemain asal Swedia berusia 25 tahun itu menjadi target utama transfer Liverpool sepanjang musim panas, meski tawaran awal mereka senilai £110 juta ditolak Newcastle, yang menegaskan Isak tidak untuk dijual.
Fraser Fletcher, koresponden transfer TEAMtalk, melaporkan pada Jumat (22 Agustus) bahwa Liverpool bersiap mengajukan tawaran kedua senilai sekitar £130 juta.
Isak sendiri mengeluarkan pernyataan melalui media sosial pada Selasa malam, menegaskan keinginannya untuk pindah.
"Saya sudah lama diam sementara yang lain bicara. Keheningan itu memungkinkan orang-orang menyampaikan versi mereka sendiri tentang peristiwa tersebut, meskipun tidak mencerminkan apa yang sebenarnya disepakati," tulis Isak.
Ia menambahkan, "Ketika janji diingkari dan kepercayaan hilang, hubungan tak bisa berlanjut. Itulah situasiku saat ini dan mengapa perubahan adalah demi kepentingan terbaik semua pihak, bukan hanya diriku sendiri."
Alan Shearer, legenda Newcastle, tidak menahan frustrasinya terhadap situasi ini, meski ia menilai sebagian besar masalah berasal dari agen Isak.
"Maksud saya, sungguh kacau agennya dalam hal ini. Jika saya jadi dia, saya akan memecat agennya langsung karena seharusnya memberi nasihat yang tepat, bukan membuat kontrak dan klausul yang membingungkan," ujar Shearer kepada Mail Online.
Shearer menambahkan, "Saya selalu bilang ada dua sisi cerita, tapi perasaan saya tetap sama. Dia melakukannya dengan cara yang salah. Pernyataan yang dirilis hanya menambah api yang sebenarnya tidak perlu."
Kedua klub akan bertemu pada Senin malam, dan laga ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat saga transfer Isak yang tengah memanas.
Editor : Agung Sedana