RADARBANYUWANGI.ID - Musim Formula 1 2025 menjadi salah satu periode paling bersejarah bagi McLaren.
Tim asal Woking tersebut tampil luar biasa dan berhasil memimpin klasemen konstruktor F1 2025 dengan 559 poin, lebih dari dua kali lipat keunggulan atas Ferrari di posisi kedua dengan 260 poin.
Sementara itu, Mercedes dan Red Bull Racing harus puas di peringkat ketiga dan keempat dengan 236 serta 194 poin.
Dominasi ini tidak hanya terlihat di klasemen tim, tetapi juga dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 2025.
Dua pembalap McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, sukses mengoleksi 11 kemenangan dari total 14 seri balapan sejauh ini.
Keduanya kini menjadi kandidat utama perebut gelar juara dunia dengan selisih hanya sembilan poin.
Andrea Stella Terkejut dengan Dominasi McLaren F1 2025
Team Principal McLaren, Andrea Stella, mengaku terkejut dengan performa timnya yang begitu dominan.
“Saya terkejut dengan tingkat kompetitif ini,” ujar Stella.
Menurutnya, kesuksesan McLaren musim ini tidak lepas dari pendekatan agresif terhadap inovasi.
Mobil terbaru mereka, MCL39, dibangun dengan konsep revolusioner yang sempat menimbulkan keraguan di kalangan insinyur.
Namun, serangkaian upgrade konsisten membuat mobil tersebut semakin kompetitif di setiap balapan.
Upgrade MCL39 Jadi Kunci Keunggulan McLaren
Stella menambahkan bahwa McLaren secara rutin menghadirkan pembaruan pada MCL39 di hampir setiap seri balapan.
Jika semua peningkatan itu dikumpulkan, maka setara dengan sebuah paket besar upgrade yang langsung memberikan dampak besar di lintasan.
Konsistensi dalam menghadirkan inovasi inilah yang membuat McLaren mampu tampil stabil dan mendominasi rival-rival utama seperti Ferrari, Mercedes, dan Red Bull.
Piastri vs Norris: Perebutan Gelar Juara Dunia Formula 1 2025
Stella yang sebelumnya pernah bekerja di Ferrari sebagai insinyur untuk Michael Schumacher, Kimi Raikkonen, dan Fernando Alonso menilai, progres McLaren dalam dua tahun terakhir terbilang unik.
Menurutnya, perbedaan utama McLaren adalah budaya kerja kolektif.
Tidak ada figur “superstar” tunggal, termasuk para pembalap.
Baik Piastri maupun Norris berperan besar dalam kesuksesan tim.
Inilah yang membuat pencapaian McLaren terasa sebagai hasil dari kerja sama seluruh tim papaya.
McLaren Menuju Gelar Ganda F1 2025?
McLaren berada di jalur yang sangat kuat untuk merebut gelar konstruktor Formula 1 2025, sekaligus memastikan salah satu dari Piastri atau Norris menjadi juara dunia dengan 10 balapan tersisa setelah jeda musim panas.
Jika tren dominasi ini berlanjut, musim 2025 bisa tercatat sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah panjang McLaren.
Namun, pertanyaan yang tersisa adalah, mampukah McLaren mempertahankan keunggulan hingga akhir musim, atau Ferrari dan Red Bull akan menemukan cara untuk bangkit?
Editor : Lugas Rumpakaadi