RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengharumkan nama bangsa lewat prestasi gemilang dengan finis kedua di ajang Red Bull Rookies Cup 2025 pada race kedua seri keenam yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (17/8).
Hasil ini terasa istimewa karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Indonesia.
Red Bull Rookies Cup merupakan seri balap motor khusus untuk pembalap motor muda yang berfungsi sebagai jembatan atau ajang pembinaan untuk para pembalap muda menuju ke jenjang profesional di kelas Moto3, Moto2, hingga akhirnya MotoGP.
Veda menjadi sorotan setelah menjuarai dua balapan sekaligus di Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Mugello, Italia.
Ini merupakan kemenangan perdana baginya di ajang tersebut. Pada race pertama di Mugello, Veda finis pertama dengan selisih waktu sangat tipis 0,071 detik dari pesaing terdekat.
Pada race kedua, Veda kembali memenangkan posisi pertama dengan keunggulan tipis 0,011 detik.
Prestasi ini membuatnya naik ke posisi ketiga klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2025.
Veda juga mencatat sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang meraih kemenangan beruntun dan podium tertinggi di ajang balap junior internasional ini.
Sebelumnya, ia juga berhasil menjadi juara Asia Talent Cup 2023, yang juga merupakan prestasi besar bagi pembalap Indonesia.
Jika berhasil memuncaki klasemen, Veda juga berpeluang dilirik oleh tim yang sedang berlaga di ajang Moto3 dan tidak menutup kemungkinan nantinya juga akan menembus ajang MotoGP.
Pertarungan Sengit Hingga Lap Terakhir
Start dari posisi terdepan, Veda tampil percaya diri dan sempat memimpin balapan hingga lap terakhir.
Namun, drama terjadi di tikungan akhir saat pembalap Spanyol, Brian Uriarte, berhasil menyalip dan finis lebih dulu dengan selisih tipis 0,087 detik.
Ini menjadi kekalahan kedua Veda dari Uriarte setelah race pertama sehari sebelumnya, yang juga berakhir dengan jarak sangat tipis, hanya 0,073 detik.
Meski gagal menjadi juara, Veda mengaku podium kali ini sangat spesial.
“Saya senang dan podium hari ini juga sangat istimewa bagi saya, juga bagi rakyat Indonesia karena hari ini adalah Hari Kemerdekaan Indonesia. Podium ini untuk kalian semua, untuk rakyat Indonesia,” ujar pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu.
Suhu Dingin Jadi Tantangan Veda di Red Bull Ring
Menurut Veda, balapan kedua di Red Bull Ring tidaklah mudah. Suhu rendah pada pagi hari membuat kondisi lintasan menantang.
“Alhamdulillah, saya bisa naik podium lagi, posisi kedua hari ini di balapan kedua. Balapannya cukup sulit karena suhu pagi hari sangat rendah,” kata pembalap berusia 16 tahun tersebut.
Klasemen Red Bull Rookies Cup 2025: Veda Tempel Uriarte
Keberhasilan Veda meraih podium sebanyak dua kali di Red Bull Ring membuatnya kini mengoleksi 170 poin dan naik ke peringkat kedua klasemen sementara Red Bull Rookies Cup, menggeser pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang turun ke posisi ketiga dengan 165 poin.
Sementara itu, pembalap Indonesia lainnya, Kiandra Ramadhipa, menempati posisi kesembilan dengan 82 poin setelah finis keempat dan ke-12 di Austria.
Peluang Juara Masih Terbuka
Kompetisi Red Bull Rookies Cup 2025 menyisakan satu seri terakhir di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia, pada 13–14 September.
Seri ini akan berlangsung bersamaan dengan seri ke-16 MotoGP.
Veda masih memiliki peluang untuk merebut gelar juara, mengingat dirinya hanya terpaut 21 poin dari pemuncak klasemen sementara, Brian Uriarte yang mengoleksi 191 poin.
Harapan untuk Indonesia
Podium Veda di hari kemerdekaan menjadi kado indah bagi bangsa Indonesia.
Prestasi ini sekaligus menegaskan potensi besar Veda sebagai salah satu talenta muda yang berpeluang melangkah lebih jauh hingga ke ajang MotoGP.
Masyarakat Indonesia tentu menunggu kiprah Veda di seri terakhir di Misano.
Editor : Lugas Rumpakaadi