Persijap dan Persib terakhir kali bertemu di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dimana Persib menang dengan skor telak 5-0 dalam laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat pada, 19 Agustus 2014 silam.
Musim tersebut menjadi kali terakhir Persijap tampil di kasta tertinggi. Setelahnya tim berjuluk Laskar 2025. Sejak 2011, Persijap dan Persib hanya bertemu empat kali dengan hasil dua kemenangan untuk Persib dan dua lainnya berakhir imbang.
Persijap memulai Super League 2025-2026 dengan meraih satu poin usai secara dramatis berhasil mencetak gol pada menit akhir saat bertandang ke kandang PSM Makassar pada pekan pertama.
Pelatih Laskar Kalinyamat, Mario Lemos, senang mendapatkan poin pada laga perdananya di kasta tertinggi, meskipun mengaku belum puas.
"Kita masih beradaptasi dan sebenarnya tidak terlalu puas dengan permainan tim. Saya hanya puas dengan gol di menit akhir. Tapi ini adalah Super League dan bukan Liga 2 seperti musim lalu yang levelnya berbeda. Kita akan terus improve,” tegas Mario Lemos.
Di sisi lain, Persib akan datang ke kandang Persijap dengan semangat tinggi usai meraih tiga poin pada pekan pertama. Selain itu Maung Bandung juga baru saja memastikan lolos ke fase grup AFC Champions League Two.
Pangeran Biru pun dihantui kelelahan fisik usai tampil menguras tenaga menghadapi Manila Digger FC di playoff AFC Champions League Two pada Rabu (13/8) kemarin. Maka Bojan Hodak dituntut menjaga materi pemainnya agar bisa tampil prima saat bersua Persijap.
Kendati demikian, penggawa Persib, Luciano Guaycochea mengatakan bahwa masih banyak yang perlu dievaluasi ke depannya.
"Mungkin memang masih perlu perbaikan di beberapa hal. Kami adalah tim baru yang banyak diperkuat pemain baru. Tapi, kami berada di jalur yang tepat," ucap pemain yang akrab disapa Lucho itu. (*)
Catatan Pertemuan Persijap Jepara Vs Persib Bandung:
19/8/2014 - Persib Bandung 5-0 Persijap Jepara
9/2/2014 - Persijap Jepara 1-1 Persib Bandung
7/5/2011 - Persijap Jepara 1-1 Persib bandung
13/2/2011 - Persib bandung 4-1 Persijap Jepara
Editor : Niklaas Andries